Dark/Light Mode

Beroperasi Tahun Depan, Ini Daftar 18 Stasiun LRT Jabodebek

Rabu, 15 September 2021 11:34 WIB
Kereta LRT Jabodebek. (Foto: Ist)
Kereta LRT Jabodebek. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Selain itu guna memberikan kemudahan dalam menggunakan LRT nantinya masyarakat dapat memanfaatkan Kartu Uang Elektronik (KUE) Transportasi yang sudah ada misalnya KMT, Kartu Uang Elektronik  ataupun dompet digital / e-wallet.

Menjelang pengoperasian, pembangunan proyek LRT Jabodebek semakin menunjukan progress kesiapan yang signifikan. Hingga September ini, progress pembangunan prasarana LRT Jabodebek mencapai 94,36 persen.

Baca Juga : Utang Luar Negeri Tembus Rp 5,922 T, BI: Masih Aman

Dengan rincian Lintas Pelayanan I Cawang- Harjamukti sebesar 98,98 persen, Lintas Pelayanan II Cawang - Dukuh Atas sebesar 90,7 persen, dan Lintas Pelayanan III Cawang-Jatimulya sebesar 91,8 persen. Selanjutnya progres akses stasiun sebesar 42,71 persen, konstruksi depo sebesar 51,39 persen, sarana sebesar 64,70 persen, dan integrasi sebesar 35,49 persen.

Dalam rangka memastikan proyek LRT Jabodebek beroperasi tepat waktu, KAI diusulkan menerima PMN di tahun 2021 sebesar Rp2,7 triliun. Dana ini rencananya akan digunakan untuk pemenuhan cost overrun proyek LRT Jabodebek atas dampak kemunduran penyelesaian proyek tersebut.

Baca Juga : Jokowi: RI Harus Secepatnya Keluar Dari Jebakan Pengekspor Bahan Mentah

“KAI berterima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam pembangunan proyek LRT Jabodebek ini. KAI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan LRT Jabodebek beroperasi dalam waktu yang ditentukan yaitu pertengahan 2022. Diharapkan nantinya LRT Jabodebek akan menjadi moda transportasi andalan masyarakat yang akan bepergian dari dan menuju Ibu Kota,” tutup Joni. [DWI]