Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lagi, 2 PLTU Indonesia Power Raih Penghargaan ASEAN Coal AWARDS 2021
Kamis, 16 September 2021 06:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih tiga penghargaan ASEAN Coal Awards 2021 yang digelar di Filipina.
Penghargaan yang digelar setiap dua tahun ini merupakan bagian dari kampanye pemanfaatan teknologi batubara yang ramah lingkungan.
Melalui pertemuan The 39th ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) yang dilaksanakan secara virtual pada 16 September 2021. Diumumkan PLN Grup menyabet 3 penghargaan dari 3 kategori. Dan 2 diantaranya diraih oleh anak Perusahaan PLN, PT Indonesia Power.
Dua pembangkit Indonesia Power yang menorehkan prestasi di kancah internasional yakni, PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Banten 3 Lontar Operation and Maintenance Unit (OMU).
Baca juga : MRT Jakarta Fase 1, Proyek Indonesia Pertama Sabet Penghargaan FIDIC
Atau lebih dikenal dengan PLTU Lontar ini berhasil menjadi menjadi pemenang pada kategori Best Practices in Clean Coal Use and Technology sub kategori Medium Scale Power Generation.
Kemudian penghargaan lain yang diraih adalah, PLTU Jateng 2 Adipala Operation and Maintenance Unit (OMU). Dengan meraih predikat Runner-up Pertama pada kategori Best Practices in Clean Coal Use and Technology sub kategori Large Scale Power Generation.
“Terimakasih kepada seluruh tim yang terus bekerja keras, penghargaan ini akan menjadi pelecut semangat untuk kami agar terus memberikan yang terbaik, selain juga sebagai contoh untuk unit IP lain. Dan bahkan di PLN Grup dalam menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan yang sesuai dengan standar Pemerintah," ungkap Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi.
Untuk diketahui l, PLTU Banten 3 Lontar OMU berlokasi di Tangerang, Banten. Dengan kapasitas 3 X 315 MW ini dikenal luas setelah berhasil melakukan launching co-firing di PLTU Banten 3 Lontar pada tanggal 17 Agustus 2020, untuk mendorong Program waste to energi.
Baca juga : Persib Vs Bali United, Maung Bandung Matangkan Taktik
Dalam kiprahnya di level International, PLTU Banten 3 Lontar juga menjadi “PLTU Percontohan” setelah pada 11 Januari 2019.
PLTU ini berhasil menerima sertifikat ISRS (International Sustainability Rating System) dan menjadi pelopor “ISRS” Pembangkitan Listrik di Indonesia.
ISRS merupakan sistem terdepan di dunia untuk mengukur dan memperbaiki kualitas sistem manajemen pada perusahaan agar dapat berjalan secara berkesinambungan khususnya pada aspek-aspek HSE (health Safety Environment).
Sedangkan PLTU Jawa Tengah 2 Adipala OMU, Unit Pembangkit yang berlokasi di Cilacap Jawa Tengah ini merupakan pembangkit yang berkapasitas 1 X 660 MW dengan menggunakan Supercritical Boiler.
Baca juga : Co-Sherpa Indonesia Dan Sherpa Rusia Bahas Topik-topik Perhatian G20 2022
Keunggulan yang dimiliki di PLTU Jateng 2 Adipala OMU ini salah satunya yaitu Emisi Gas Buang yang dihasilkan sangat rendah.
Selain telah didukung mesin pembangkit yang ramah ingkungan, PLTU Adipala juga telah menjalankan program co-firing dalam mendukung program Pemerintah untuk menekan emisi karbon serta mendorong peningkatan energi baru terbarukan. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya