Dark/Light Mode

Sentimen Global Masih Goyang Rupiah

Jumat, 1 Oktober 2021 09:53 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang akhir pekan, rupiah masih loyo. Rupiah dibuka Rp 14.325 per dolar AS atau melemah 0,09 persen dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.312 per dolar AS.

Mata uang di kawasan Asia bergerak variatif terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,02 persen, yuan China menguat 0,4 persen, peso Filipina naik 0,15 persen, inggit Malaysia minus 0,02 persen, dan baht Thailand turun 0,09 persen.

Baca juga : Isu Tapering Masih Hantui Rupiah Hari Ini

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,13 persen ke level 94,356.

Chief Economist PermataBank Josua Pardede melihat, pelemahan rupiah diakibatkan oleh data permintaan rumah yang meningkat. Selain itu lemahnya rupiah karena adanya sentimen dari permintaan yang dolar yang naik, pada periode akhir kuartal III-2021.

Baca juga : AS Terancam Gagal Bayar Utang, Sri Mul Waspada

Dalam pandangan Josua, pergerakan rupiah pada hari Jumat (1/10) masih akan melemah, setelah dalam dua hari terakhir rupiah melemah. Hal ini menurutnya karena ketidakpastian di pasar global.

“Pergerakan rupiah masih cenderung melemah seiring dengan ketidakpastian yang masih tinggi di pasar global,” kata Josua dalam keterangan, Jumat (1/10).

Baca juga : Pochettino Masih Godok Formula MNM

Rilis data dari AS, seperti data produk domestik bruto (PDB) dan initial jobless claim akan mempengaruhi pergerakan rupiah. Ia pun memproyeksi rupiah sepanjang hari ini akan bergerak di rentang harga Rp 14.275-Rp 14.375 per dolar AS. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.