Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Andalkan Teknologi, Bank Mandiri Raup Laba Rp 19,23 T
Kamis, 28 Oktober 2021 17:15 WIB
Sebelumnya
Darmawan menambahkan, pertumbuhan DPK ini utamanya disumbang dari sisi dana murah atau current account and saving account (CASA) yang turut berkontribusi menjaga Cost of Fund (YTD) Bank Mandiri (bank only) di angka 1,62 persen.
Baca juga : Bantu UKM Supplier Bumi Pangan Utama, Bank Mandiri Kucurin Pembiayaan Rp 100 M
Pertumbuhan CASA dan penyaluran kredit yang positif sampai dengan tahun berjalan 30 September 2021 menghasilkan peningkatan aset perseroan secara konsolidasi yang mencapai Rp 1.637,95 triliun, meningkat 16,44 persen yoy.
Baca juga : Top, BTN Kantongi Laba Rp 1,52 Triliun
Restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 juga terus menunjukan tren yang melandai seiring dengan percepatan pemulihan ekonomi. Per tanggal 30 September 2021 total restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 (bank only) di Bank Mandiri yaitu sebesar Rp 90,1 triliun mengalami penurunan dibandingkan periode akhir tahun 2020 lalu yakni sebesar Rp. 93,3 triliun.
Baca juga : Blusukan Ke Tanah Rencong, Sandiaga Tak Lupa Nyicip Mie Aceh
“Pencapaian kinerja positif Bank Mandiri di Kuartal III menunjukkan bahwa geliat pertumbuhan mulai terjadi. Kami secara berkala akan memantau kondisi perekonomian, termasuk menggali potensi-potensi bisnis untuk menunjang pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan," pungkasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya