Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Universitas Trilogi Sulap Perkotaan Menjadi Kampung Hijau Berbasis Eduwisata
Selasa, 28 Desember 2021 10:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pembangunan berkelanjutan bukan hanya menjadi titik penentu kelestarian alam, tetapi memiliki esensi lain yang diantaranya adalah untuk mengakrabkan kembali hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Apalagi bagi daerah yang terletak di jantung ibu kota, kegersangan seakan sangat identik dengan kehidupan masyarakatnya. Padahal, sejatinya manusia dan alam harus harus mempunyai hubungan timbal balik yang harmonis, hal tersebut dikatakan Dosen Universitas Trilogi, Rossi Iskandar pada media (28/12).
Menurutnya, Untuk mengembalikan keasrian dan kealamian lingkungan, salah satu tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Trilogi bekerjasama dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan, dalam hal ini adalah di Kelurahan Pancoran, melakukan pemberdayaan masyarakat melalui kampung hijau berbasis eduwisata. Adapun tim dosen Universitas Trilogi yang melakukan kegiatan PkM ini adalah Rossi Iskandar, Muhammad Iqbal, dan Fanny Suzuda Pohan.
Baca juga : Jelang Natal, Penumpang Di Terminal Kampung Rambutan Masih Normal
"Dengan bergesernya konversi lahan pertanian di perkotaan maka perlu didorong kegiatan masyarakat yang lebih kreatif dan inovasi. Dalam konteks ini, kita mencoba mengembangkan kampung wisata berbasis eduwisata. Konsepnya adalah menciptakan perkampungan di kota yang mengusung konsep kampung hijau dengan mengintegrasikan kawasan yang dihiasi dengan mural sebagai penghias atau medium edukasinya, dan green house sebagai ikon dan sarana edukasi bagi masyarakat," jelas Rossi Iskandar yang juga ketua tim PkM ini.
Sementara itu Lurah Pancoran, Isno Usnodo berharap dengan hadirnya pendampingan dari Universitas Trilogi ini, kelurahan pancoran bisa menjadi contoh pembangunan perkampungan di perkotaan bagi daerah lainnya.
Baca juga : Peserta Dan Tamu Pembukaan Muktamar Ke-34 NU Mulai Berdatangan
"Kami juga berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa berlanjut dengan kegiatan lainya, sehingga masyarakat lebih kreatif dan semangat untuk berinovasi dan terus aktif dalam melihat peluang yang ada," harap Isno.
Rossi Iskandar menambahakan, Dalam melakukan pendampingan, Universitas Trilogi melakukan berbagai rangkaian kegiatan atau pelatihan bagi masyarakat atau stakeholder setempat. Adapun narasumber pelatihan tersebut mayoritas juga diisi oleh dosen Universitas Trilogi, diantaranya Damar Rangga Putra dan Muhammad Iqbal (workshop fotografi), Fanny Suzuda Pohan (pelatihan manajemen pemasaran), Rudi Ritonga (pelatihan membangun lifeskill), dan Oki Kurniawan (pembinaan karakter dan kreativitas). Selain itu, dihadirkan juga pembicara dari Trubus yang fokus pada pelatihan budidaya tanaman di perkotaan.
Baca juga : Pertama Di Indonesia! BRI Dan Pegadaian Luncurkan Kartu Kredit Berbasis Tabungan Emas
Kegiatan yang merupakan implementasi dari hasil penerimaan pendanaan dari Ditjen Diktiristek melalui Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis hasil penelitian dan Purwarupa PTS secara resmi akan dilakukan seremonial peluncurannya pada hari Rabu (29/12). "Pendampingan akan terus dilakukan agar kampung hijau ini terus optimal menjadi pusat eduwisata bagi masyarakat luas", pungkas Rossi. [ARM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya