Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bersama Swasta, Pemkot Tegal Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah

Rabu, 24 Februari 2021 19:59 WIB
Bersama Swasta, Pemkot Tegal Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kota Tegal meresmikan pusat daur ulang sampah yang berlokasi di Kelurahan Mintaragen setelah resmi bergabung sebagai penyelenggara Program “Yok Yok Ayok Daur Ulang!” bersama dengan Trinseo, Kemasan Group, dan organisasi pendukung lainnya, yaitu Asosiasi Industri Olefin, Aromatik & Plastik Indonesia (INAPLAS); Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI); Ikatan Pemulung Indonesia (IPI); dan Responsible Care Indonesia (24/2). 

Pusat pengelolaan sampah di Kelurahan Mintaragen ini juga menjadi Pusat Pengelolaan Sampah Kota yang pertama di Indonesia setelah terpasangnya mesin pemadat polistirena busa pada Maret 2020 lalu, yang kemudian disusul dengan hadirnya mesin predator sampah. “Kami berkomitmen dalam mengelola sampah melalui sinergi dengan para stakeholder terkait melalui program daur ulang sampah ini untuk mencapai dan menggerakkan ekonomi sirkular,” ujar Dr. Drs. Johardi, MM., Sektretariat Daerah Kota Tegal mewakili Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono yang berhalangan hadir.

Berita Terkait : Bali Sabet Penghargaan Pengurangan Sampah, Dapat Insentif Rp 5,6 M

Presiden Direktur PT. Trinseo Materials Indonesia dan Direktur Sustainability Responsible Care Indonesia, Hanggara Sukandar, berperan selaku Direktur Konsultan Keberlanjutan untuk Pusat Pengelolaan Sampah Kota Tegal juga menyampaikan bahwa kolaborasi program daur ulang ini memiliki tujuan akhir untuk mencapai ekonomi sirkular.

“Saya juga merasa sangat bersyukur menjadi Direktur Konsultan untuk PusatPengelolaan Sampah Kota Tegal. Kolaborasi ini merupakan contoh sempurna yang menggambarkan bahwa dengan adanya upaya bersama seperti ini, kami membantu menutup loop lingkaran ekonomi sirkular di Indonesia dan sekitarnya,” ucap Hanggara Sukandar pada acara peresmian di Tegal.

Berita Terkait : Keren, Pemkot Bekasi Ekspor Minyak Jelantah Ke Eropa

Hal senada dikatakan Wahyudi Sulistya, Direktur Kemasan Group yang juga hadir memberi kata sambutan menekankan pentingnya daur ulang sampah plastik karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. “Kemasan Group telah menyumbangkan kepada pusat pengelolaan sampah KotaTegal satu unit mesin pemadat PS dan satu unit mesin predator sampah, yang mana mesin predator sampah tersebut mampu mengolah 20 ton sampah basah setiap hari. Saya berharap ini dapat membantu tercpainya ekonomi sirkular,” jelas Wahyudi Sulistya.

“Kami mengucapkan selamat kepada Kota Tegal atas diresmikannya pusat daur ulang sampah yang berlokasi di Kelurahan Mintaragen. Semoga program percontohan ini dapat terus berjalan dan dapat menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia,” tutup Hanggara Sukandar. [ARM]