Dark/Light Mode

Jembatan Gantung Makammu Kerek Ekonomi Warga Takalar

Kamis, 25 November 2021 21:56 WIB
Jembatan Gantung Makammu II di Takalar [foto:pupr]
Jembatan Gantung Makammu II di Takalar [foto:pupr]

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan jembatan gantung Makammu II di Takalar sudah selesai dikerjakan. Jembatan Gantung senilai Rp 3,16 miliar ini memiliki akses penghubung antar desa ini berpotensi menggerakkan ekonomi lokal antara lain sebagai objek wisata. 

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan. 

"Terutama dalam beraktivitas menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga," kata Basuki dikutip Kamis (25/11). 

Berita Terkait : Kunjungi Phitsanulok, Dubes Rachmat Mantapkan Kerja Sama Ekonomi Hingga Pendidikan

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, Muhammad Insal U Maha mengatakan, terdapat tiga jembatan gantung yang dibangun Kementerian PUPR di Sulawesi Selatan pada tahun 2021. 

Ketiganya berada di Kabupaten Takalar, Kabupaten Soppeng dan, Kabupaten Wajo. 

"Pembangunan jembatan gantung diprioritaskan pada lokasi yang terpencil. Jadi bagaimana di daerah tersebut, apabila dibangun jembatan sangat bermanfaat untuk membantu mobilitas orang dan barang dalam aktivitas sehari-hari," tuturnyal. 

Berita Terkait : Pemkab Sergai Terima Bantuan Dari HIPMI Untuk Warga Terdampak Banjir

Dari 3 jembatan gantung dibangun tahun 2021, satu jembatan telah selesai pada September lalu, yakni Jembatan Gantung Makammu II yang berada di Desa Bulukunyi, Kabupaten Takalar. 

Jembatan ini dibangun sepanjang 60 meter untuk menghubungkan Desa Moncongkomba dengan Desa Su’rulangi dan Kelurahan Bulukunyi di Kecematan Polombangkeng Selatan. 

Menurut Insal, sesuai peruntukannya, jembatan gantung pejalan kaki ini hanya boleh dilintasi oleh warga yang berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan bermotor roda dua. 

Berita Terkait : Pemanfaatan EBT Mampu Tingatkan Perekonomian Indonesia

Pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat warga Kelurahan Bulukunyi dalam menjalankan aktivitas pertanian, seperti mempermudah akses dari dan menuju areal pertanian, sehingga memaksimalkan produksi pertanian dan mengurangi biaya produksi.

Jembatan Gantung Makammu II membentang di atas Sungai Bulukunyi dengan panjang 60 meter tipe rigit dilengkapi  jalan pendekat sepanjang 365 meter lebar 4,5 meter. Struktur jembatan berupa jembatan gantung baja, di mana kekuatannya mengandalkan sling hanger sebagai perkuatan di lantainya. 

“Jembatan ini memiliki umur hingga 10 tahun, namun jika masyarakat dapat merawat jembatan dengan baik, maka usianya bisa lebih panjang,” ujarnya. [MFA].