Dewan Pers

Dark/Light Mode

PUPR Klaim Pembangunan Sejuta Rumah Capai 871.218 Unit

Selasa, 30 Nopember 2021 11:49 WIB
Program sejuta rumah terus  berjalan selama pandemi Covid-19. (foto:pupr)
Program sejuta rumah terus berjalan selama pandemi Covid-19. (foto:pupr)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hingga Oktober 2021, sebanyak 871.218 unit rumah untuk masyarakat sudah terbangun selama masa pandemi Covid-19. 

Pembangunan rumah tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menyediakan hunian yang layak huni guna menjaga kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Realisasi Penyaluran BPUM Tahap II Capai 100 Persen

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid  mengatakan, Program Sejuta Rumah ini merupakan bentuk program percepatan dan kolaborasi antara Pemerintah dengan para pelaku pembangunan perumahan dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. 

Untuk itu, Ia akan terus menggandeng pemangku kepentingan bidang perumahan agar tetap bersemangat dalam melaksanakan pembangunan rumah untuk masyarakat di masa pandemi ini. 

Berita Terkait : FIFGROUP Kasih Bantuan Buat Rumah Ibadah 5 Agama

"Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di masa pandemi ini. Semua elemen masyarakat banyak melakukan aktifitasnya di rumah baik sekolah, bekerja maupun beribadah sehingga rumah yang sehat harus diwujudkan dengan baik," kata Khalawi dalam keterangannya Selasa (30/11) 

Sebagai informasi, Program Sejuta Rumah (PSR) telah berjalan selama enam tahun sejak dicanangkan  oleh Presiden Jokowi di Jawa Tengah,  pada 29 April 2015 lalu. Jumlah capaian PSR hingga akhir 2020 adalah 5.765.387 unit. 

Berita Terkait : PUPR Mulai Sosialisasikan Peraturan UU Cipta Kerja Perumahan

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, pembangunan Program Sejuta Rumah untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (mbr) sebanyak 650.649 unit dan non MBR sebanyak 220.569 unit.

Adapun pembangunan untuk rumah MBR dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 226.478 unit, Kementerian lain 1.499 unit, Pemerintah daerah 33.275 unit. Selanjutnya, pengembang perumahan sebanyak 376.891 unit, CSR Perumahan 642 unit dan masyarakat 11.864 unit. Sedangkan rumah untuk non MBR berasal dari rumah yang dibangun pengembang perumahan sebanyak 197.781 unit dan masyarakat 22.788 unit. [MFA]