Dewan Pers

Dark/Light Mode

Berwisata Ke Ende, Sandiaga Ajak Anak Muda Dalami Pancasila

Sabtu, 4 Desember 2021 09:42 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Situs Rumah Persinggahan Bung Karno di Ende, NTT. (Foto: Instagram)
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Situs Rumah Persinggahan Bung Karno di Ende, NTT. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hampir satu abad lalu, tepatnya 1934-1938 silam, Presiden Republik Indonesia pertama, Soekarno diasingkan di Kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di bawah pohon sukun bercabang lima yang tak jauh dari kediaman sementaranya, Sang Proklamator merenungkan Pancasila, dasar negara Indonesia.

Menapak tilas sejarah kelahiran Pancasila, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi rumah sederhana yang terletak di Jalan Perwira, Kelurahan Kotaraja, Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rumah yang kini menjadi Situs Rumah Persinggahan Bung Karno itu menjadi saksi bisu sejarah tercipta.

Berita Terkait : Desa Wisata Nglanggeran Sabet Penghargaan UNWTO, Sandiaga: Angin Segar Di Tengah Pandemi

Didampingi Bupati Ende dan Wakil Bupati Ende, Djafar H Achmad dan Erikos Emanuel Rede, Sandi menyaksikan jejak Bung Karno yang masih tersimpan apik di rumah pengasingan.

Di antaranya kamar tidur lengkap dengan perabotan rumah yang masih asli, lukisan Pura Bali, kaki meja diukir, biola, dan lainnya. Selain itu, terdapat tujuh naskah drama, foto Bung Karno bersama keluarga, tongkat Bung Karno, kayu kliping, dan cerita anak angkat Bung Karno.

"Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati, setelah kita tadi berkeliling dan berolahraga Kota Ende yang indah ini, kita mampir di Rumah Persinggahan Bung Karno. Konon kabarnya ini adalah rumah yang memberikan ide Pancasila kepada Bung Karno," ungkap Sandi.

Berita Terkait : Ibu Kota Negara Pindah, Sandiaga Uno Dorong Kaltim Bangun Pariwisata Nasional

Pernyataan Sandi diamini Djafar H Achmad. Dirinya mengungkapkan, rumah yang dihuni Bung Karno dan istrinya, Inggit Garnasih serta Ibu Kandung istrinya itu menjadi saksi bisu kelahiran Pancasila.

"Jadi rumah ini memang rumah yang sangat luar biasa yang merupakan tempat lahirnya dasar negara kita Pancasila," ungkap Djafar H Achmad.

"Bung Karno empat tahun tinggal di sini, mulai dari tahun 1934 sampai dengan 1938. Beliau tinggal di sini bersama keluarganya, ibu Inggit dan mertuanya," paparnya.

Berita Terkait : Anis Matta Sebut Warga Jabar Pemilih Cerdas Dan Rasional

Bertepatan dengan peringatan Hari Internasional Penghapusan Perbudakan yang jatuh pada hari ini, Kamis (2/12), Sandi mengajak masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk berwisata ke Kota Ende.

"Tepat di tanggal 2 Desember 2021, kami ingin mengajak teman-teman untuk berwisata Pancasila ke Ende, dan ini akan menjadi situs wajib bagi mereka yang selalu berpekik 'merdeka'," ungkap Sandi.
 Selanjutnya