Dewan Pers

Dark/Light Mode

PUPR Bangun Rusun Mahasiswa Senilai Rp 12 Miliar Di Aceh

Senin, 6 Desember 2021 18:05 WIB
Pekerjaan rusun mahasiswa Universitas Abulyatama di Aceh.
Pekerjaan rusun mahasiswa Universitas Abulyatama di Aceh.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh. Salah satunya adalah pembangunan rumah susun (Rusun) Universitas Abulyatama di Aceh Besar Provinsi Aceh senilai Rp 12,74 miliar.

“Program pembangunan Rusun bagi mahasiswa ini ditujukan untuk membantu mendukung peningkatan kualitas mutu pendidikan di Tanah Air,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR,  M Hidayat saat melakukan kunjungan kerja di Rumah Susun Mahasiswa Universitas Abulyatama di Aceh Besar, Provinsi Aceh dalam keterangannya, Senin (6/12).

Berita Terkait : Bank DKI Salurkan Beasiswa Pendidikan 13 Miliar

Tampak hadir mendampingi Kepala Bagian Keuangan dan BMN Direktorat Jenderal Perumahan Sumadiyono, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera I Teuku Faisal Riza, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan, Diaz Rossano, dan PPK Rumah Susun Frandian Perdana.

Dalam kunjungan kerja tersebu, Hidayat berharap pembangunan Rusun Universitas Abulyatama dapat selesai tepat waktu sehingga mendukung mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di kampus tersebut.

Berita Terkait : Kerugian Negara Rp 250 Miliar, Pelaku Mesti Dihukum Berat Nih!

Berdasarkan data yang ada, Rusun Mahasiswa Univesitas Abulyatama berlokasi di Desa Lampoh Keude, Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar, Provinsi Aceh. Pembangunan hunian vertikal tersebut di bangun oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera I melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh.

Rusun Mahasiswa Univesitas  Abulyatama ini  dibangun dengan skema multi year contract (MYC) yakni satu tower tipe 24 pendek dengan unit hunian sebanyak 43 kamar. Rusun ini memiliki ketinggian tiga lantai dan akan dilengkapi dengan fasilitas hunian  seperti meubelair yang meliputi tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi.

Berita Terkait : Kontrak Dagang Komoditas Pertanian RI-Denmark Senilai Rp 94,4 Miliar

Pembangunan Rusun ini diharapkan bisa membantu mahasiswa yang belum memiliki hunian yang layak huni. Rusun ini ditargetkan akan diselesaikan pembangunannya pada tahun 2022 mendatang sehingga pada pertengahan tahun sudah bisa difungsikan.

“Anggaran pembangunan hunian vertikal ini senilai Rp 12,74 Miliyar yang ditargetkan rampung dalam 304 hari kerja ke depan,” terangnya. [MFA]