Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sekolah Tatap Muka Aman Jika Sudah Vaksinasi Lengkap

Kamis, 6 Januari 2022 07:10 WIB
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (3/1/2021). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (3/1/2021). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah sekolah sudah mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Seluruh daerah diminta tetap waspada meski kasus turun. Soalnya, pandemi belum berakhir.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan, langkah antisipatif yang harus dilakukan, yakni menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19.

“Pemerintah sudah mengantisipasi agar tetap menjalankan protokol kesehatan lalu vaksinasi,” ujar Ma’ruf usai meresmikan enam rumah ibadah di Universitas Pancasila, Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : SRO Pasar Modal Dan IA-ITB Kebut Vaksinasi Di Kalimantan Barat

Supaya PTM aman, dia menyarankan semua orang di lingkungan sekolah sebaiknya sudah menerima vaksin dosis lengkap.

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga menuturkan, Pemerintah merencanakan pemberian vaksin penguat atau booster dosis ketiga pada pertengahan Januari 2022.

Selain itu, Ma’ruf mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi di sekolah-sekolah. “Sehingga, mereka yang masuk di sekolah itu sudah memang steril,” ucapnya.

Berita Terkait : Sekolah Tatap Muka 100 Persen Harus Dikawal

Terpisah, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menilai, PTM tak bisa hanya mengandalkan disiplin prokes. Tapi mesti diiringi vaksinasi.

Soalnya, tak ada yang bisa menjamin anak-anak bakal mematuhi prokes. Khususnya, saat berangkat dan pulang dari sekolah.

“Rekomendasi IDAI, para guru dan karyawan sekolah itu 100 persen harus sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap,” beber Piprim.
 Selanjutnya