Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wujudkan Ekonomi Biru, KKP Terapkan Era Baru Pengelolaan Perikanan Tangkap 2022

Jumat, 7 Januari 2022 20:18 WIB
Ilustrasi ikan hasil tangkapan nelayan. (Foto : KKP)
Ilustrasi ikan hasil tangkapan nelayan. (Foto : KKP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menerapkan era baru pengelolaan perikanan di tahun 2022 untuk mewujudkan ekonomi biru.

Penangkapan ikan terukur menjadi salah satu upaya yang dilakukan KKP agar ekonomi dan ekologi dapat berjalan seimbang.

Berita Terkait : Pulihkan Ekonomi, Bupati Nikson Resmikan Foodcourt Siborongborong

Sejumlah program kegiatan telah disiapkan. Di antaranya pembagian zona penangkapan ikan terukur di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI), implementasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pasca produksi serta sistem kontrak penangkapan ikan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Muhammad Zaini menjelaskan penangkapan ikan akan diatur berdasarkan kuota tangkapan (catch limit). Selain itu, pengendalian dilakukan dengan perizinan mempertimbangkan kuota per kapal perikanan (ouput control).

Berita Terkait : Wujudkan Visi Presiden, Kemendagri Lakukan Percepatan Reformasi Birokrasi

“Tahun ini kita siapkan 79 pelabuhan perikanan tempat pangkalan kapal perikanan izin Pusat yang akan dikembangkan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusianya agar dapat menerapkan PNBP pasca produksi,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/1/2022).

Di samping itu, akan dilakukan pengembangan 4 pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan (eco fishing port), 10 lokasi integrated fishing port and international fish market (IFPIFM) phase I dan 10 lokasi IFPIFM phase II melalui pinjaman dan hibah luar negeri (PHLN).
 Selanjutnya