Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Pasang Badan, Menhan Tak Ada Kopassus Terlibat 22 Mei

Rabu, 12 Juni 2019 18:35 WIB
Ryamizard Ryacudu kunjungan Mako Kopassus.
Ryamizard Ryacudu kunjungan Mako Kopassus.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu  angkat bicara soal Tim Mawar yang disebut sebagai dalang kerusuhan 22 Mei

Baca juga : Halal Bihalal, Menpora Puas Kehadiran Pegawai Capai 95 Persen

Mantan KSAD itu memastikan tim yang dianggap bertanggung jawab atas penculikan aktivis '90-an itu, tak ada dalam kerusuhan 22 Mei.“Saya minta tim mawar jangan diungkit-ungkit lagi. Tim ini sudah bubar dan tidak ada lagi. Mereka semua sudah kena sanksi,” kata Menhan di Merdeka Barat, Rabu (12/6).

Menhan juga memastikan tak ada satupun perwira atau prajurit aktif Kopassus yang terlibat kerusuhan 22 Mei. Jenderal merah ini mengaku, sudah menanyakan satu per satu anggota Kopassus.

Baca juga : Pascaledakan, Bandara Adi Soemarmo Perketat Keamanan

"Tapi yang namanya Kopassus aktif, tidak ada yang begituan. Saya sudah cek dan tanyakan langsung satu per satu tidak perwira atau prajurit terlibat dalam kerusuhan 22 Mei tersebut," kata Ryamizard.

Baca juga : Citra Kirana Bulan Ramadan Perbanyak Tadarusan

Soal adanya purnawirawan jenderal yang terlibat kerusuhan Mei, Ryamizard menyerahkan kepada aparat hukum, yaitu polisi. Namun pria asal Palembang ini menegaskan, jika ada pensiunan TNI yang diduga terlibat kerusuhan 22 Mei, jangan dikaitkan dengan institusi. “Kalau ada pensiunan jenderal tentara yang terlibat, itu pribadi. Jangan dikaitkan ke institusi TNI,”katanya.[FIK]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.