Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ditegaskan Menkes
Tak Semua Pasien Covid-19 Perlu Dirawat Di RS
Jumat, 28 Januari 2022 07:50 WIB
Sebelumnya
Budi mengingatkan pasien Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan menjalani isolasi mandiri di rumah. Saat ini, Pemerintah sudah menyiapkan layanan telemedicine dan obat gratis bagi pasien isolasi mandiri.
“Kalau saturasi masih di atas 94 dan 95 masih bisa dirawat di rumah. Kami sudah memberikan layanan telemedicine, dia bisa kontak dan dia bisa dirawat oleh dokter-dokter lewat telemedicine, dan kami bisa kirimkan langsung obat ke mereka,” jelasnya.
Sebelumnya, Budi mengatakan, Pemerintah sudah menyiapkan 80 ribu tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 seluruh Indonesia. Hingga 26 Januari 2022, baru 7.688 tempat tidur yang terisi.
Baca juga : Pemeriksaan Dan Pelacakan Covid-19 Kudu Dipercepat
“Ini baru sekitar di bawah 10 persen dari kapasitas tempat tidur isolasi kita,” ungkap Budi.
Pemerintah sudah menyiapkan tempat tidur tambahan. Jika kebutuhan perawatan pasien Covid-19 meningkat, kapasitas tempat tidur akan dinaikkan menjadi sekitar 120 ribu hingga 130 ribu.
“Jadi sekarang BOR (Bed Occupancy Rate) Indonesia dengan kapasitas maksimal (130 ribu), isinya baru 7 persen hingga 8 persen,” terang eks Direktur Utama PT Inalum (Persero) itu.
Baca juga : HNW Ingatkan Mensos Tak Tabrak Aturan Penyaluran Bansos
Saat ini, penularan Covid-19 di Indonesia didominasi varian Omicron. “Dari 8.000 kasus hari ini (kemarin), sekitar 75 persen Omicron. Itu feeling saya loh,” bebernya.
Namun berapa angka pastinya, Budi belum bisa memaparkan. Soalnya, butuh tes genome sequencing untuk mendeteksi varian Covid-19.
Laboratorium untuk melakukan pengetesan itu cuma ada 12. Jauh dibandingkan laboratorium PCR untuk mendeteksi virus Corona yang berjumlah lebih dari 1.100. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya