Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kerja Sama Kehutanan RI–Korsel Libatkan Milenial Dan K-Pop Idol
Rabu, 19 Juni 2019 12:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia dan Republik Korea sepakat melibatkan kaum milenial dan sejumlah K-Pop Idol, yang paling populer di Korea, dalam kerja sama bidang kehutanan dan lingkungan hidup.
Mereka akan dilibatkan untuk menarik minat generasi muda menjaga hutan dan lingkungan. Termasuk para tokoh musik dan aktivis hutan yang sudah terjun dan aktif dalan urusan hutan .
Demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Kehutanan Korea (Korea Forest Service/KFS) Kim Jae-Hyun, di sela-sela acara Asia Pacific Forestry Week (APFW) 2019 di Incheon, Korea Selatan, Rabu (19/6).
Dalam keterangan tulisnya kepada RMco.id, KLHK akan mengajak musisi senior Indonesia, seperti Opie Andaresta, Glenn Fredly, Nicolas Saputra, Nugie, Melanie dan masih banyak lagi. Sedangkan dikalangan aktivis hutan seperti kelompok Hutan Itu Indonesia.“Maka kami mengusulkan agenda gaya milenial yang melibatkan anak muda bisa concern hutan,”ujarnya
Baca juga : Gelar Lomba Vlog, BPJS Kesehatan Gaet Milenial Soroti Layanan Kesehatan
Untuk agendanya bemacam-macam, seperti Festival Milenial untuk Hutan, adanya pertukaran generasi muda Korea dan Indonesia terutama terkait dengan aspek pendidikan, budaya dan ilmu pengetahuan untuk menyiapkan pemimpin kehutanan dan lingkungan hidup masa depan dengan menggunakan jalur kultural antara lain mempertimbangkan kegandrungan generasi muda Indonesia dan Korea pada K-Pop.
Untuk kerja sama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kehutanan, lanjut Siti, Indonesia mengusulkan adanya kerja sama yang lebih erat antar universitas di Indonesia dan Republik Korea.
Selain itu, juga disepakati akan ada tindak lanjut kerja sama antara universitas di Republik Korea dengan universitas-universitas yang bergerak di bidang kehutanan di Indonesia, antara lain Universitas Jambi dan Universitas Lancang Kuning.
Baca juga : Gojek Dan Go-Pay Dukung Program Sekoper Cinta
APFW Sangat Penting
Lebih lanjut Siti menjelaskan, bahwa delegasi Indonesia yang datang ke acara APFW ini merupakan delegasi besar yang terdiri dari perwakilan pemerintah, parlemen, swasta, lembaga swasya masyarakat dan generasi muda.
Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menganggap acara ini sangat penting bagi pengembangan kehutanan Indonesia dan Asia Pasifik. Acara ini juga dapat dijadikan ajang konsolidasi bagi para pemangku kehutanan Indonesia sekaligus meningkatkan jejaring internasional, terutama dengan Republik Korea.
Menteri LHK mengapresiasi kerja sama yang erat antara Korsel dan Indonesia seperti kerja sama antar taman nasional, pengembangan wood pellet, dan pengelolaan gambut.
Baca juga : BNI Syariah Kembangkan LinkAja Syariah
Siti juga mengapresiasi inisiatif kerja sama baru di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Terkait dengan kerja sama pengembangan wood pellet. Proyek tersebut, sudah berakhir tahun 2017 silam dan semua barang milik negara telah diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara, Menteri Kehutanan Korsel (KFS) Kim Jae-Hyun pun menyambut baik usulan Menteri LHK Siti Nurbaya, dan akan segera menindaklanjutinya dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta.
Diharapkan, kerja sama untuk kaum milenial ini melibatkan figur publik Indonesia yang selama ini sudah banyak bergelut dengan isu kehutanan dan lingkungan seperti Glenn Fredly, Opie Andaresta, Nugi, Nicolas Saputra dan Melanie Subono, sedangkan pihak Korea Selatan akan mendekati bintang-bintang K-Pop.
Menteri KFS, yang tuan rumah pertemuan bilateral menyatakan bahwa Korsel akan senantiasa mendorong kerja sama bidang kehutanan yang telah lama terjalin dengan Indonesia. Pemerintah Republik Korea juga mengapresiasi langkah-langkah Indonesia dalam mengelola hutan dan kehutanan, terutama sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Tak lupa Menteri Kehutanan Korsel berterima kasih atas kunjungan Menteri LHK Siti ke Korea dan mengapresiasi terjadinya pertemuan bilateral antar kedua negara. “Perlu segera ditindak lanjuti dengan proyek pengembangan produk biomasa hutan yang selama ini telah dirintis. Indonesia mendukung proyek kerja sama dalam pemanfaatan biomasa ini karena ini akan mendorong berkembangnya hutan tanaman, baik berupa hutan rakyat atau pun hutan tanaman rakyat,” tandasnya.[FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya