Dewan Pers

Dark/Light Mode

KUR Bantu Petani Gorontalo Kembangkan Budidaya Pertanian

Minggu, 10 April 2022 09:41 WIB
Petani menanam padi di sawah/Ist
Petani menanam padi di sawah/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Petani di Gorontalo merasakan betul manfaat Kredit Usaha Pertanian (KUR) Pertanian. Dengan KUR Pertanian, persoalan klasik berupa permodalan dapat teratasi. Petani pun dapat mengembangkan budidaya pertanian mereka dengan lebih baik lagi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan, KUR Pertanian memang diperuntukkan bagi petani mengembangkan sektor pertanian untuk berkembang lebih baik lagi.

"Dengan KUR Pertanian, persoalan permodalan dapat teratasi. Petani dapat mengembangkan pertanian mereka dengan KUR Pertanian," kata Mentan SYL.

Berita Terkait : Genjot Produktivitas, Kementan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil meminta para petani memanfaatkan KUR Pertanian untuk mengembangkan budi daya pertanian mereka.

KUR Pertanian, kata dia, dapat diakses untuk modal awal, pembelian pupuk subsidi hingga pengembangan budi daya pertanian dari hulu hingga hilir.

"Anggaran yang besar tersebut dapat digunakan masyarakat, terutama yang memiliki kemauan dan semangat tinggi untuk berkarya di dunia usaha tani," ujar Ali.

Berita Terkait : Ratas, Presiden Minta Kemenhub Siapkan Mudik Lebaran Secara Matang

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pemanfaatan KUR dapat dilakukan untuk mendukung berbagai kegiatan pertanian.

Kegiatan pertanian yang dimaksud mulai dari musim tanam, panen, pascapanen hingga packaging atau pengemasan.

Menurut Ali, KUR akan berguna untuk meningkatkan nilai jual produk-produk pertanian.

Berita Terkait : PLN Dan Grab Kolaborasi Kembangkan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Direktur Pembiayaan Dirjen PSP Kementan Indah Megahwati mengatakan, dengan KUR Pertanian petani tidak perlu mengkhawatirkan permodalan. Sebab, kredit usaha rakyat dapat membantu memenuhi hal ini.

Tak hanya itu, dia mengungkapkan, petani juga tidak perlu khawatir untuk mengembalikan permodalan. Karena KUR bisa dikembalikan dengan cara dicicil atau saat panen.

“Saya optimis melalui pemanfaatan KUR secara optimal, aktivitas budi daya yang dikembangkan petani akan berjalan dengan maksimal,” ucap Indah. [WHY]