Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Moeldoko Tegaskan Pemerintah Siap Berikan Layanan Mudik Aman
Selasa, 12 April 2022 18:54 WIB
Sebelumnya
Menurutnya, mudik tahun ini sangat krusial, di mana akan ada pergerakan 85,5 juta orang, yang memiliki emosi tinggi karena dua tahun tidak mudik.
Kondisi ini, sambung Moeldoko, harus diimbangi oleh sikap petugas/aparat yang lebih sigap, responsif, dan bisa mengambil langkah cepat atas semua persoalan di lapangan.
“Aparat harus turut memberikan kenyamanan kepada pemudik, jangan malah memberikan kejengkelan karena kemacetan, kejengkelan karena cari BBM sulit, cari toilet susah. Ini semua harus bisa diantisipasi. Intinya, jangan memberikan image bahwa pemerintah tidak bisa mengatur mudik,” tegas Moeldoko.
Baca juga : Demonstrasi Mahasiswa, Menkominfo Pastikan Pemerintah Tak Lakukan Peretasan
Panglima TNI 2013-2015 ini juga mengingatkan arahan Presiden Jokowi terkait pelaksanaan protokol kesehatan dan persyaratan vaksin untuk mudik.
Pelaksanaan ketentuan protokol kesehatan dan persyaratan vaksin untuk mudik, menurut Moeldoko harus mengacu pada satu regulasi atau aturan. Sehingga implementasi di lapangan tidak berbeda-beda dan membingungkan masyarakat.
“Jangan sampai nanti perjalanan darat beda dengan udara dan laut. Aturannya harus satu, harus sama. Jangan membuat masyarakat bingung. Dan yang tak kalah penting, pelaksaan prokes dan vaksin harus sesingkat mungkin jangan malah membuat macet,” pesan Moeldoko.
Baca juga : Lestari Minta Pemerintah Perbanyak Program Mudik Gratis Bareng
Sebagai informasi, dalam rapat koordinasi kesiapan arus mudik lebaran 2022, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan, puncak arus mudik lebaran diperkirakan akan terjadi pada 29 April 2022, bersamaan dengan mulainya cuti bersama.
Pada arus mudik lebaran tahun ini, terdapat potensi pergerakan nasioanal mencapai 31,6 persen dari penduduk Indonesia, atau sebanyak 85,5 juta orang.
Dari jumlah tersebut, Jawa Timur menjadi daerah asal perjalanan terbanyak, yakni sebesar persen atau 14,6 juta orang, disusul Jabodetabek 16,4 persen atau 14,0 juta orang, Jawa Tengah 14,1 persen atau 12,1 juta orang, Jawa Barat 10.8 persen atau 9,2 juta orang, dan Sumatera Utara 4,7 persen atau 4,0 juta orang.
Baca juga : Keselamatan Pada Jalur Kereta Api Saat Mudik Lebaran
Kemenhub juga menyebut, sebanyak 26,8 persen atau 22,9 juta orang memilih menggunakan mobil pribadi untuk mudik lebaran. Sementara sepeda motor sebanyak 19,8 persen atau 16,9 juta orang, dan transportasi umum, yakni bus 16,5 persen atau 14,1 juta, pesawat 10,4 persen atau 8,9 juta, serta kereta api sebanyak 8,9 persen atau 7,6 juta orang. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya