Dewan Pers

Dark/Light Mode

Stabilkan Harga, Mendag Sediakan Daging Beku

Kamis, 14 April 2022 20:10 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi saat memantau harga bahan pokok di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4). (Foto: Istimewa)
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi saat memantau harga bahan pokok di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berbagai upaya terus dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjaga harga-harga jelang Lebaran. Contohnya daging sapi. Untuk menjaganya, Pemerintah menyediakan ragam daging di pasaran, yakni daging sapi dan kerbau beku.

Kamis (14/4) pagi tadi, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi bersama Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo, didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Wakil Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan, Direktur Supply Chain & Pelayanan Publik Perum Bulog M Suyanto, serta jajaran direksi BUMN lainnya mengunjungi Pasar Rawamangun.

Kata Arief, tugas Pemerintah saat ini ada dua. Pertama, menjaga kestabilan harga dari hulu sampai ke hilir. Kedua, menyediakan pasokan agar tidak terjadi gejolak harga. Memang, terjadi kenaikan harga daging sapi. Saat ini harganya berkisar Rp 130-140 ribu per kilogram (kg).

Berita Terkait : Komite Pedagang Pasar Distribusikan Migor Curah Di Pasar Kramat Jati

Diungkapkan Arief, hal ini disebabkan harga bakalannya dari luar negeri sudah naik. Dari semula 3,6 dolar AS menjadi lebih dari 4,2 dolar AS.

Meski begitu, Pemerintah tidak tinggal diam. Lutfi Cs terus berupaya menyeimbangkan dengan beberapa produk lain. Seperti halnya daging beku, selain pasokannya banyak, harganya jauh lebih murah dibanding daging sapi segar.

"Jadi kami pastikan masyarakat dapat alternatif membeli daging yang mana. Yang daging segar ada. Daging sapi beku juga ada. Satu lagi, daging kerbau beku. Kami pastikan, sampai Lebaran semuanya baik dan terjangkau," cetus Arief.

Berita Terkait : Kemendagri Tunggu Usulan Dari Gubernur

Ditambahkan Lutfi, saat ini, pola konsumsi masyarakat sudah berubah. Yang awalnya sangat menyukai daging sapi, kini beralih mengkonsumsi daging kerbau. Apalagi, harga keduanya berbeda. Daging kerbau jauh lebih daripada daging sapi.

Lutfi yakin, instrumen ini membuat harga daging terjangkau bagi masyarakat. "Kita akan mencoba (menstabilkan harga). Karena produknya akan banyak. Mudah-mudahan harga daging ini stabil antara Rp 130-140 per kilo," imbuh mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.

Di kesempatan yang sama, Whisnu berpesan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir, bahkan sampai menyetok bahan pokok di rumah.

Berita Terkait : Luncurkan Mahakam The Signature, Modernland Siapkan 6 Konsep

Ia memastikan, Satgas Pangan berada di pusat maupun daerah. Tugasnya, mengawal dan mengawasi peredaran bahan pokok selama Ramadan dan Lebaran.

"Sebentar lagi kita menghadapi Idul Fitri. Kami pastikan semua barang pokok ada. Jadi tidak usah khawatir. Tidak usah masyarakat menyimpan lagi bahan pokok di rumah. Semua dipastikan ada," pungkas Whisnu. [MEN]