Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pangan Murah Kementan Diserbu Warga Sampit

Sabtu, 23 April 2022 09:20 WIB
Penanggung Jawab Ketersediaan Bahan Pangan Kementan untuk Provinsi Kalteng Inti Pertiwi Nashrawi (kiri) saat memberikan keterangan pers terkait Kegiatan Pangan Murah di Sampit, Jumat (22/4)/Ist
Penanggung Jawab Ketersediaan Bahan Pangan Kementan untuk Provinsi Kalteng Inti Pertiwi Nashrawi (kiri) saat memberikan keterangan pers terkait Kegiatan Pangan Murah di Sampit, Jumat (22/4)/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pangan murah di seluruh provinsi, kali ini di Kota Sampit, Kalimantan Tengah (Kalteng). Gelar Pangan Murah ini langsung ramai diserbu warga. 

Penanggung Jawab Ketersediaan Bahan Pangan Kementan untuk Provinsi Kalteng, Inti Pertiwi Nashwari mengatakan sesuai instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, menyambut Idul Fitri, Kementan harus memperluas jangkauan masyarakat terhadap pangan terutama pangan pokok. 

“Salah satunya melalui gelaran pangan murah yang dapat membantu masyarakat memperoleh pangan yang murah dan berkualitas," kata Inti saat ditemui dalam acara Gelar Pangan Murah Kota Sampit, Jumat (22/4).

Selain itu, lanjut Inti, Kementan berupaya memperbaiki tatanan perekonomian rakyat akibat kelangkaan minyak goreng melalui kegiatan ini. Selain minyak goreng, Kementan juga menjual bawang merah, bawang putih, beras, hingga gula pasir dengan harga terjangkau. 

Berita Terkait : Pemerintah Dan Pelaku Usaha Agresif Kembangkan Energi Terbarukan

"Kami sediakan juga minyak curah, aneka cabe, ayam beku dan telur yang lebih murah dari pasaran tentunya," ucap Inti.

Selain Kota Sampit, Gelar Pangan Murah ini akan dilaksanakan juga di Kota Palangkaraya pada Selasa, 26 April 2022. 

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kementan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bersama Kodim 1015 Sampit menggandeng Bulog, para produsen dan distributor untuk menyediakan komoditas pangan pokok.

"Kami berharap, program ini bisa menjaga stabilitas harga. Sebab, kita menjual harga langsung dari produsen, sehingga memangkas tata niaga pasar. Kami juga berencana menjangkau seluruh wilayah Kalteng” ujar Inti. 

Berita Terkait : Harga Avtur Naik, Kemenhub Izinkan Maskapai Naikkan Tarif Pesawat

Bupati Kotawaringan Timur (Kotim) Halikinoor menyambut baik program Kementan ini. Sebab, kegiatan seperti ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kotim. 

“Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Pertanian sudah memilih Kotawaringin Timur sebagai basis Gelar Pangan Murah. Masyarakat kami sangat senang, dan kalau bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali," ucap Halikinoor. 

Terpantau, warga Sampit menyerbu minyak goreng curah yang dibandrol harga Rp 14.000/liter, beras Rp 47.500/5 kg, bawang merah dan bawang putih Rp 30.000/kg, gula pasir Rp 13.000/kg, ayam beku Rp 35.000/ekor, cabe merah keriting Rp 52.500/kg, cabe rawit Rp 42.500/kg, telur ayam ras Rp 45.000/tray dan minyak goreng kemasan Rp 22.500/liter. 

"Antusias rakyat ini diharapkan bisa menjadi instrumen yang dapat membantu masyarakat memperoleh pangan yang murah dan berkualitas," harap Halikinoor.

Berita Terkait : Gelar Pangan Murah Kementan Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri 2022

Warga Kota Sampit, Maesaro mengaku sangat bahagia bisa membeli bahan pangan yang begitu murah. Menyambut Hari Raya Idul Fitri masyarakat sangat membutuhkan berbagai pangan pokok, dan perhatian pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat Sampit. 

“Kami senang dan berterima kasih sekali. Harusnya pemerintah begini terus, biar kita-kita ini dapat harga murah setiap hari. Tapi alhamdulillah, terima kasih Bapak Presiden, Bapak Menteri Pertanian, dan Bapak Bupati yang sudah bantu kami di desa membeli sembako murah,” tutupnya. [KAL]