Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hari Pertama Masuk Kerja, Mentan Minta Pegawai Lebih Semangat
Senin, 9 Mei 2022 16:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar apel pagi bersama di lapangan utama Kementan, Senin (9/5). Kegiatan ini merupakan aktivitas hari pertama masuk kerja setelah melewati masa libur nasional selama sepekan terakhir. Acara dibuat sederhana dengan penuh doa dan kehangatan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan, momen Bulan Syawal harus dijadikan cambuk bagi para pegawai saling memaafkan agar kinerja Kementan terus mengalami peningkatan. Hati yang ikhlas serta doa yang kuat bisa dijadikan penguat untuk ketahanan pangan nasional.
Baca juga : Pertamina Berhasil Temukan Cadangan Migas Baru Di Sumatera Selatan
"Hari ini kita bekerja harus dimulai dengan hati yang lapang. Kenapa? karena makna Ramadan itu menjadikan kita sebagai orang yang makin beriman. Saya meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan selama bekerja," ujar SYL saat memberikan arahan singkat.
Menurut dia, sektor pertanian adalah sektor strategis untuk mendulang amal dalam setiap proses kerjanya. Karena, pertanian merupakan salah satu sektor vital yang menyangkut langsung pada pemenuhan pangan rakyat.
Baca juga : Hari Pertama Kerja, KPK Gelar Apel Pagi Secara Hybrid
"Pertanian adalah kerja yang paling hebat, karena kita yang mempersiapkan makanan bagi jutaan orang di Indonesia. Karena itu, sekali lagi saya sampaikan kita harus bekerja dengan penuh maaf, tanpa dendam dan tanpa kebencian," katanya.
SYL mengatakan, ke depan kerja-kerja Kementan harus fokus pada pemenuhan pangan secara merata. Di antaranya meningkatkan produksi melalui penyediaan benih unggul, penggunaan teknologi dan penguatan sumber daya manusia.
Baca juga : Lebih Dari Sekadar Pemberi Modal Kerja, BNI Dukung Penuh UMKM Di Amerika Serikat
"Saya ingin mengajak menyelamatkan Indonesia agar tidak terjadi gejolak pangan. Kita harus menyelamatkan pangan agar tidak terjadi krisis seperti yang dikatakan badan pangan dunia," tegas SYL. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya