Dark/Light Mode

Kemendes PDTT Ajak ASEAN Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata

Jumat, 22 Juli 2022 14:40 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

 Sebelumnya 
"Melalui forum ini, bersama-sama kita membangun kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan seluruh stakeholder dalam pengembangan desa wisata dalam rangka pembangunan desa dan perdesaan agar mampu bersinergi dan memiliki daya saing sehingga memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara dan secara luas untuk kemajuan kawasan ASEAN," sambung Sugito.

Memasuki sesi diskusi, materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber turut memperkuat pernyataan tersebut diatas, terutama pentingnya membangun kolaborasi para stakeholder yang terlibat dalam pengembangan desa wisata yang terintegrasi.

Lalu, pengembangan kerja sama yang merujuk pada persyararatan minimal yang harus dipenuhi guna menyelaraskan dengan tujuan pembangunan desa wisata.

Baca juga : Menhub Ajak Swasta Kembangkan Bandara Komodo

Serta, penguatan kapasitas pengelola desa wisata untuk mendukung perencanaan pembangunan desa wisata berkelanjutan secara bottom up, sehingga tercapai desa wisata mandiri.

Pada akhir kegiatan ini, Dirjen Sugito menekankan harapannya bahwa setiap anggota ASEAN dapat membangun kolaborasi lintas sektor lintas negara di dalam kawasan ASEAN untuk menciptakan pilot project bersama di tahun mendatang.

Selanjutnya, setiap negara dapat menetapkan tiga lokasi pilot project bersama dalam rangka pengembangan desa wisata, pembelajaran bersama serta penyusunan paket wisata bersama di antara negara-negara di ASEAN.

Baca juga : Kejagung Tetapkan Eks Dirut Krakatau Steel Tersangka Korupsi Pembangunan Pabrik BFC

Dan yang terakhir menyampaikan permohonan agar ASEAN Secretariat dapat memfasilitasi dan melakukan follow up hasil dari pertemuan ini sehingga dapat terwujud ASEAN Network dalam rangka pengembangan desa wisata bersama di tingkat regional ASEAN.

Pertemuan ini berlangsung secara hibrid yang melibatkan peserta luring maupun daring. Peserta luring dihadiri perwakilan peserta dari tiga negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam dan Malaysia, serta segenap perwakilan dari K/L Pusat.

Antara lain dari Kemenko PMK, Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN dari Kementerian Luar Negeri, Kominfo, Direktur Rentek, Ditjen PDP dan Direktur PPKT, Ditjen PPKTrans dari Kementerian Desa PDTT.

Baca juga : Di Y20 Summit, Puan Ajak Kaum Muda Jadi Agen Pembangunan Di Bidang Politik

Selain itu, turut hadir pula perwakilan Bappenas, BNPB, Kemensos, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa tingkat Provinsi dan Kabupaten dan juga segenap instansi dari Pemerintahan Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Denpasar. Sementara itu, dalam platform daring tercatat diikuti oleh 150 partisipan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.