Dewan Pers

Dark/Light Mode

HUT Ke-77 RI, Kemendagri Bakal Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih

Kamis, 28 Juli 2022 15:22 WIB
Direktur Jenderal Politik dan PUM Kemendagri Bahtiar. (Foto: Ist)
Direktur Jenderal Politik dan PUM Kemendagri Bahtiar. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Politik dan PUM Kemendagri) bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota melalui Badan Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh lndonesia akan menyelenggarakan "Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih”.

Kegiatan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik lndonesia ini akan menggalang partisipasi dan swadaya masyarakat, baik secara pribadi, kelompok, organisasi kemasyarakatan, unsur pemerintahan, maupun swasta.

Untuk memastikan program tersebut, Direktur Jenderal Politik dan PUM Kemendagri Bahtiar, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Perayaan HUT RI ke -77 dan rencana Pencanangan Gerakan Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih melalui aplikasi Zoom Meeting.

Rakor ini diikuti sekretaris daerah provinsi dan kabupaten/kota, beserta kepala badan kesbangpol provinsi dan kabupaten/kota. Bahtiar mengatakan, bulan Agustus selalu menjadi bulan spesial di Indonesia.

Berita Terkait : Mendag Bakal Wajibkan Minimarket Pasok Barang Ke Warung

Setiap tahunnya, Agustus selalu dipenuhi dengan beragam perayaan khas kemerdekaan sebagai bentuk nasionalisme dan rasa cinta terhadap Tanah Air.

"Kita sebagai bangsa yang lahir dan hidup di bumi Indonesia terpanggil untuk mengibarkan bendera merah putih pada bulan Agustus. Dengan mengibarkan bendera di depan rumah kita, kita jadi teringat sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mengibarkan bendera merah putih menjadi wujud cinta kita kepada negara Indonesia," ujar Bahtiar, seperti keterangan yang diterima RM.id, Kamis (28/7).

Namun, kesadaran masyarakat untuk memasang bendera merah putih mulai berkurang. Penyebabnya, pemahaman dan kesadaran semakin luntur dalam mengenal sejarah Indonesia dalam memperebutkan kemerdekaan.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan maraknya muncul paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, yang memberikan pengajaran kepada masyarakat salah satunya yaitu untuk tidak perlu mengibarkan bendera merah putih.

Berita Terkait : HUT Ke-9, Ralali Komit Tingkatkan Digitalisasi Dan Franchise Solution

“Karena itu, harus ada upaya saling menyadarkan atau mengingatkan agar masyarakat memiliki kesadaran tinggi bahwa pengibaran bendera khususnya saat HUT RI itu sudah menjadi keharusan dan bahkan kebutuhan sebagai salah satu wujud rasa cinta tanah air," beber Bahtiar.

Kondisi ini menjadi dasar Kemendagri menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk menggugah rasa patriotisme dan meningkatkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat Indonesia, yaitu melalui "Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih".

"Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih dilaksanakan dengan menggalang partisipasi dan swadaya masyarakat, baik secara pribadi, kelompok, organisasi kemasyarakatan, unsur pemerintahan, maupun swasta, dengan Kesbangpol sebagai leading sector," kata anak buah Mendagri Tito Karnavian ini.

Bahtiar meminta Pemerintah Daerah agar melibatkan instansi vertikal maupun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta menugaskan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai koordinator pelaksanaan "Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih".

Berita Terkait : Pakar Hukum Administrasi Negara: Kemendagri Harus Segera Tetapkan Kepala Daerah Definitif

"Pembagian bendera merah putih kepada masyarakat di setiap daerah agar dapat diawali dengan pembagian secara simbolik yang dipimpin langsung oleh kepala daerah, untuk kemudian dilanjutkan dengan pembagian kepada masyarakat mulai tanggal 1 sampai 31 Agustus 2022," jelas pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini.

 

Ia juga meminta gerakan ini didokumentasikan serta dipublikasikan melalui media setempat, baik media cetak, elektronik maupun media online.

"Serta dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri terkait jumlah bendera yang telah dapat dihimpun dan dibagikan kepada masyarakat," tandas Bahtiar. ■