Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Ramah Lingkungan
- Liburan ke Bandung Naik Whoosh, Diskon Tiket hingga 75 Persen
- BSI LYFE Card Sasar Nasabah Milenial dan Gen Z
- Menko Bahlil Usut Dugaan Perusahaan Asing Menambang Di Kebun Sawit
- Dua Tahun Prabowo, BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
Gandeng 4 Negara G20
Indonesia Bangun Pusat Pabrik Vaksin
Selasa, 23 Agustus 2022 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia mengajak negara-negara G20 membangun pusat manufaktur vaksin. Tujuannya, supaya lebih siap menghadapi serangan pandemi. Hal itu dilakukan untuk mengurangi ketergantungan kepada negara maju.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia dan beberapa anggota G20, yakni Argentina, Brazil, India serta Afrika Selatan, memiliki inisiatif untuk memperkuat pusat manufaktur dan membangun pusat penelitian kolaboratif.
“Upaya kolaboratif ini melibatkan semua negara anggota G20 dan organisasi internasional,” katanya.
Baca juga : Gandeng Suga BTS, Samsung Rilis Ringtone Over the Horizon
Inisiatif ini berfokus pada pembangunan penelitian dan kapasitas produksi di negara-negara anggota G20 berpenghasilan menengah.
Kesenjangan dalam kapasitas setiap negara G20 dalam menghadapi pandemi, dapat memperlambat kesiapsiagaan dan respons terhadap Covid-19.
Banyak platform teknologi pembuatan vaksin telah dikembangkan, termasuk mRNA, viral vector, adjuvanted protein sub unit, dan inactivated vaksin, khususnya dengan efektivitasnya yang tinggi.
Baca juga : Gandeng Bank Mandiri, BNPT Bakal Bangun Warung NKRI
Namun, sebagian besar vaksin mRNAtelah dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan farmasi di negara berpenghasilan tinggi.
“Untuk menghadapi pandemi berikutnya dan ancaman kesehatan global, setiap negara harus memiliki akses dan kapasitas untuk mengembangkan Vaksin, Terapi dan Diagnostik (VTD), terlepas dari status ekonomi dan geografisnya,” tutur Budi.
Dalam pandangan Budi, untuk meningkatkan akses global dan kapasitas produksi, berbagi pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan transfer teknologi di antara negara-negara G20 sangat penting.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya