Dewan Pers

Dark/Light Mode

Layanan Imigrasi Masih Gaya Lama

Jokowi Minta Menkumham Copot Semua Jajaran Yang Nggak Mau Berubah

Sabtu, 10 September 2022 19:52 WIB
Presiden Jokowi saat memimpin rapat khusus soal visa on arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (9/9). (Foto: Tangkapan layar YouTube)
Presiden Jokowi saat memimpin rapat khusus soal visa on arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (9/9). (Foto: Tangkapan layar YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memimpin rapat khusus soal visa on arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (9/9).

Dalam rapat tersebut, Jokowi mengungkap banyaknya keluhan soal imigrasi. Baik dari investor, turis, atau orang yang ingin dapat KITAS izin tinggal.

Auranya yang terasa saat ini, pihak Imigrasi masih mengatur dan mengontrol. Sehingga, akhirnya malah menyulitkan.

"Ini yang harus diubah total. Auranya itu, seharusnya memudahkan dan melayani. Harus berubah total. Kalau perlu Dirjen-nya diganti. Bawahnya ganti semua. Biar ngerti, kita ingin berubah. Itu kalau kita ingin, investasi datang, turis datang. Itu harus diubah," tegasnya.

Berita Terkait : PKS Dan Demokrat Ngaku Nggak Cemburuan Lho

"Saya dapat suara-suara keluhan seperti itu, ya malu juga," imbuh Jokowi.

Dia bilang, negara-negara yang majunya cepat, mempertimbangkan banyak faktor strategis dalam pemberian visa dan KITAS.

Untuk investor, misalnya, harus dilihat juga besaran investasinya. Berapa orang yang akan terserap oleh lapangan kerja yang akan dia buka. Juga berapa kontribusi ekonomi yang dihasilkan untuk negara kita. Atau berapa kontribusinya terhadap peningkatan nilai ekspor kita.

"Keluhan-keluhan seputar layanan imigrasi inilah, yang membuat kita menjadi tidak menarik. Yang paling gede kontribusinya dalam hal ini adalah urusan imigrasi kita yang masih gaya lama," kata Jokowi.

Berita Terkait : Hima Persis Minta Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM

Dia menekankan, perbaikan dalam layanan imigrasi, akan sangat bermanfaat untuk rakyat kita. 

"Karena itu, Pak Menteri, kita harus mulai betul-betul untuk mengubah ini. Ganti itu. Kalau mereka memang nggak punya kemampuan untuk reform, ganti saja semuanya. Dari Dirjen sampai bawahnya, ganti. Kalau nggak, kita nggak akan berubah," tegas Jokowi. ***

 

 

Berita Terkait : Teriakan Kami Dukung Ganjar Bergema Saat Jokowi-Ganjar CFD Di Jalan Surakarta