Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Aktif Covid Makin Sedikit
Semoga Saja Nggak Muncul Varian Baru
Sabtu, 21 Mei 2022 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan, jumlah kasus aktif Covid-19 terus menurun selama 19 hari terakhir. Penurunan kasus ini menjadi salah satu alasan pelonggaran pemakaian masker di ruang terbuka.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, ada tiga faktor yang turut mendukung kebijakan pelonggaran pemakaian masker. Keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi riil pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Penilaian risiko berdasarkan beberapa indikator penting, yakni data harian terus menurun. Seperti pada 19 Mei, hanya ditemukan 318 kasus baru Covid-19, dengan jumlah spesimen diperiksa sebanyak 127.464,” ungkap Reisa dalam konferensi pers di Istana Negara, kemarin.
Baca juga : Kasus Covid Memang Landai, Tapi Tidak Boleh Lalai
Dengan begitu, positivity rate juga sangat turun, yakni kurang dari 3 persen untuk saat ini. Kemudian, keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 juga sangat rendah, yakni kurang dari 3 persen.
“Dengan demikian, tren kasus baru, hospitalisasi, perawatan intensif harian dan kematian di Indonesia masih rendah,” katanya.
Situasi ini lebih baik jika dibandingkan dengan situasi pasca-libur panjang Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya. Saat itu, angka positivity rate dan keterisian rumah sakit di Indonesia sangat tinggi.
Baca juga : PBB Minta Wacana Tunda Pemilu Nggak Muncul Lagi
Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, kenaikan kasus positif dan kasus aktif biasanya terjadi dua hingga empat minggu pasca Lebaran atau liburan. Itu karena mobilitas masyarakat yang tinggi dan tidak disertai prokes yang baik.
Secara historis, kenaikan kasus di Indonesia selalu terjadi bersamaan dengan munculnya varian baru yang termasuk varian of concern.
“Seperti varian Delta pada pasca masa Lebaran tahun lalu dan varian Omicron pasca libur Natal dan Tahun Baru lalu,” ujar Reisa.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya