Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gerhana Bulan Diprediksi 8 November, Kemenag Ajak Kaum Muslim Shalat Khusuf

Minggu, 6 November 2022 08:34 WIB
Ilustrasi gerhana bulan total (Foto: Istimewa)
Ilustrasi gerhana bulan total (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerhana Bulan atau khusuful qamar diprediksi akan kembali terjadi pada Selasa (8/11).

Berdasarkan data astronomis, Gerhana Bulan Total akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

“Insya Allah, pada 8 November 2022, akan terjadi Gerhana Bulan Total di seluruh wilayah Indonesia,” terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (4/11).

Berita Terkait : Pemerintah Naikkan Cukai Tembakau Untuk Edukasi Masyarakat Bahaya Rokok

Menurutnya, Gerhana Bulan Total (GBT) di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu dapat dilihat pada kontak Umbra 3 (U3) pukul 18:42 WIB.

Sementara masyarakat di Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat, dapat melihat GBT pada waktu puncak gerhana, yakni 17:59 WIB.

Untuk wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, GBT dapat dilihat pada kontak Umbra 2 (U2) pukul 17:16 WIB/18:16 WITA/19:16 WIT.

Berita Terkait : Poros Gondangdia Tak Bubar Di Tengah Jalan

“Masyarakat Papua dan Papua Barat dapat melihat Gerhana Bulan Total pada kontak Umbra 1 (U1) pukul 18:08 WIT,” jelas Kamaruddin.

Dia mengajak umat Islam, untuk melaksanakan shalat Gerhana atau shalat Khusuf.

Terkait hal ini, Ditjen Bimas Islam telah menerbitkan seruan kepada para Kepala Kanwil Kemenag agar menginstruksikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam/Kepala Bidang Bimas Islam/Pembimbing Syariah, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala KUA untuk bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan shalat Gerhana Bulan di wilayahnya masing-masing.

Berita Terkait : Lembaga Filantropi Diawasi Agar Masyarakat Tak Resah

“Pelaksanaan shalat Gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing,” kata Kamaruddin.

"Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah dan amal saleh lainnya. Serta mendoakan kesejahteraan dan kemajuan bangsa," imbuhnya. ■