Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tempat Pengungsian Dibangun, Bantuan Kesehatan Dan Logistik Disalurkan

Pemerintah All Out Bantu Korban Gempa Cianjur

Kamis, 24 November 2022 07:00 WIB
Deputi 7 BIN sekaligus Juru Bicara BIN, Aji Prabawa dan rombongan BIN menyetahkan bantuan ke korban bencana gempa, di jalan lintas Labuan-Cianjur, tepatnya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Rabu (23/11). (Foto: Ist)
Deputi 7 BIN sekaligus Juru Bicara BIN, Aji Prabawa dan rombongan BIN menyetahkan bantuan ke korban bencana gempa, di jalan lintas Labuan-Cianjur, tepatnya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Rabu (23/11). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanganan korban bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat, terus dilakukan pemerintah secara all out. Semua kebutuhan korban dipenuhi, beragam infrastruktur penunjang sementara, juga terus dibangun.

All outnya pemerintah menangani korban bencana gempa ini, salah satunya terlihat di Posko Bantuan Badan Intelijen Negara (BIN) di Jalur Lintas Labuan-Cianjur. Kemarin sore, di posko ini, para petugas sibuk melayani dan memberikan bantuan untuk para korban gempa. Di lokasi ini, berdiri enam tenda; lima tenda berfungsi sebagai tempat pengungsian, satu tenda sebagai posko pelayanan kesehatan dan logistik.

Menurut Juru Bicara BIN, Prabawa Ajie, Posko Bantuan BIN didirikan di lokasi ini tidak lama setelah gempa terjadi, Senin siang (21/11). Pendirian Posko Bantuan BIN ini atas arahan langsung Kepala BIN, Jend Pol (Purn) Budi Gunawan. Pembangunannya pun dipantau langsung oleh Kepala BIN Daerah (BINDA) Jawa Barat, Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks.

Berita Terkait : Turki Kirim Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Gempa Cianjur

"BIN mendirikan Posko Bantuan untuk masyarakat sejak Senin (21/11) lalu, atau beberapa saat setelah gempa terjadi. Hingga saat ini, sudah ada enam tenda kita dirikan, tapi bisa saja bertambah sejalan dengan semakin banyaknya korban yang kita tangani," kata Prabawa.

Posko Bantuan BIN ini sengaja dibangun di jalan lintas Labuan-Cianjur, tepatnya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, karena posisinya yang terbilang strategis untuk mobilitas tim, serta mudah dijangkau para korban gempa.

Prabawa menambahkan, Posko Bantuan ini merupakan komitmen BIN untuk selalu hadir bersama masyarakat. "Posko Bantuan BIN diharapkan mampu mengurangi kesulitan masyarakat yang saat ini tertimpa bencana dan merepresentasikan hadirnya Negara di lokasi bencana," kata Prabawa. 

Berita Terkait : Bamsoet Bersama GERAK BS Salurkan 1 Truk Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur

Kepala BINDA Jawa Barat, Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks menjelaskan, selain memberikan pelayanan kesehatan serta penyaluran logistik, Posko Bantuan BIN untuk korban gempa Cianjur ini juga menampung para korban yang harus mengungsi. 

“Hingga saat ini ada enam  tenda yang didirikan. Ada tenda pengungsi berkapasitas 60 orang serta 30 orang. Pengungsi yang ditampung ada yang berasal dari Desa Cijedil ini, di samping dari desa-desa sekitar. Jumlahnya terus bertambah, hingga saat ini sudah menembus 300-an orang, termasuk perempuan, anak-anak hingga balita,” ungkap Brigjen Ruddy, kemarin.

Selain tenda pengungsian, tim kemanusiaan BIN juga membuka tenda khusus bagi tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan. Juga ada tenda logistik sebagai tempat distribusi Bantuan Kemanusiaan Mabes BIN untuk para korban gempa di desa-desa sekitar yang terdampak gempa.

Berita Terkait : Kemenkes Berangkatkan Relawan Kesehatan Bantu Korban Gempa Cianjur

“Kami membawa logisitik Bantuan Kemanusiaan Mabes BIN untuk korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur. Sebanyak dua truk bantuan logistik dari Mabes BIN sudah sampai di Posko, dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan lapangan," jelas Kepala BINDA Jawa Barat, Brigjen Ruddy.
 Selanjutnya