Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pendapatan 10 Provinsi Melorot
52 Daerah Belum Peka Perintah Presiden Nih...
Selasa, 6 Desember 2022 07:55 WIB
Sebelumnya
Tito juga mengungkapkan, rata-rata realisasi pendapatan daerah hingga November 2022 menurun. Dia juga menegur sejumlah daerah yang pendapatan daerahnya berada di bawah 85 persen per November 2022.
Menurutnya, pada 2021 realisasi pendapatan daerah baik provinsi, kabupaten dan kota mencapai 84,4 persen. Sementara, tahun ini turun menjadi hanya 78,54 persen.
Baca juga : Delapan Provinsi Dorong RUU Daerah Kepulauan Disahkan 2023
“Uang itu di anggaran menjadi instrumen penting untuk pengalihan inflasi. Kita mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Pada 30 November itu, 84,4 persen pendapatan berhasil sesuai target, tapi di tahun ini turun 78,54 persen,” ungkapnya.
Secara rinci, di tingkat provinsi realisasi pendapatan turun dari 86 persen menjadi 82 persen.
Baca juga : Upah Naik 10 Persen, Pengamat: Jaga Daya Beli Dan Kesejahteraan Buruh
Di tingkat kabupaten mengalami penurunan 6 persen, dari 83 menjadi 76 persen. Sementara, untuk kota menurun dari 84 persen ke 77 persen pendapatan yang berhasil diraih.
“Kita memberikan apresiasi yang tinggi kepada daerah yang realisasi pendapatannya katakanlah di atas 85 persen. Seperti Kalimantan Timur, ini tinggi sekali 105 persen, Bangka belitung juga tinggi mendekati 100 persen,” terangnya.
Baca juga : RUU Daerah Kepulauan Diharapkan Segera Dibahas Dan Disahkan
Dia mengungkapkan, 10 provinsi dengan realisasi pendapatan tertinggi adalah Kalimantan Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Gorontalo, Aceh, Bali dan Kalimantan Barat.
Sementara, 10 provinsi terendah di bawah 85 persen adalah Sumatera Selatan, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, Maluku Utara, Papua, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya