Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- HUT ke-61 IKPI Hadirkan 11 Kegiatan, Jalan Sehat Jadi Magnet Ribuan Peserta
- PSSI Siapkan 254 Tiket Suporter Buat Laga Tandang Lawan Singapura
- Nazriel Tak Mau Cepat Puas, Bidik Final Bersama Persib
- Bekal Lawan Vietnam, Herdman Puji Mental Baja Timnas
- Real Madrid Buang Keunggulan, Ditahan Fiorentina 2-2
Bermanfaat Untuk 16,4 Juta Orang Indonesia
Program Kartu Prakerja Diacungi Jempol Dunia
Rabu, 15 Februari 2023 07:50 WIB
Sebelumnya
“51 persen dari penerima manfaat adalah perempuan, dan 3 persen penyandang disabilitas. Dari mereka yang menganggur, sepertiga kini bekerja, baik sebagai pemilik usaha kecil maupun sebagai karyawan,” papar Airlangga.
Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, Kartu Prakerja tidak sekadar membutuhkan kebijakan, pendanaan atau teknologi, juga butuh perubahan radikal dalam institusi dan budaya.
Baca juga : Indonesia Jangan Telat Bangun Pabrik Amonia
Pelaksanaan Kartu Prakerja juga butuh perubahan dari perusahaan dan individu yang terlibat.
Karena itu, eks anggota DPR ini mengajak dunia berkomitmen dan berkolaborasi mendorong penyediaan akses pendidikan optimal dan setara bagi seluruh masyarakat.
Baca juga : HNW Apresiasi Peran NU Untuk Indonesia Dan Dunia
Ekonom dan peneliti ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapore Maria Monica Wihardja mengapresiasi Program Kartu Prakerja.
Menurut Maria, Kartu Prakerja merupakan program Pemerintah pertama di Indonesia dengan implementasi digital end-to-end dan pembayaran Government to Person (G2P) yang berpusat pada penerima manfaat.
Baca juga : Mendag Zulkifli Hasan: Indonesia Siap Bantu Penanganan Gempa
“Banyak penerima manfaat Kartu Prakerja mengaku puas dengan pelatihan yang diterima. Dan juga kecepatan pencairan insentif,” ucapnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya