Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Untuk mewujudkan kualitas kesehatan penduduk Indonesia yang baik, diperlukan upaya pencegahan di setiap daerah.
Sebagai contoh, Pemerintah Kabupaten Nias Utara, dalam proses melakukan penguatan sistem layanan kesehatan primer.
Puskesmas di Kabupaten Nias Utara berjumlah 11 unit. 8 unit Puskesmas di antaranya berada di lokasi terpencil dan 3 Puskesmas berlokasi sangat terpencil.
Baca juga : Menhan: Tiap Provinsi Ada Polda, Sekarang Kita Tingkatkan Kodam
Pada 2022, Nias Utara telah menetapkan 11 Puskesmas tersebut menjadi Puskesmas rawat inap. Tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan karena jarak antar Puskesmas berjauhan, ditambah lagi kondisi jalan yang tidak bagus.
Bupati Kabupaten Nias Utara Amizaro Waruwu mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun ini menggelontorkan anggaran Rp 80 miliar untuk kesehatan di Kabupaten Nias Utara.
Sebagian besar anggaran dipergunakan untuk pembangunan empat Puskesmas, beserta alat kesehatan dan tiga rumah dokter.
Baca juga : DKPP Imbau Jaga Stabilitas Nasional
Anggaran juga dipergunakan untuk pembangunan tiga gedung baru di rumah sakit pratama Nias Utara beserta alat kesehatan.
“Target kita di daerah, akan menaikkan status Puskesmas ini menjadi Rumah Sakit Daerah tipe D. Harapan kami bahwa tahun ini pembangunan gedung mudah-mudahan tidak ada kendala dan bisa diprediksi Oktober selesai,” ungkap Amizaro.
Pembangunan kesehatan di Indonesia tidak secara eksklusif dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Butuh keterlibatan Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara berpenduduk sehat. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya