Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Kemendikbudristek: Penguatan Karakter Perlu Libatkan Ekosistem Pendidikan
Senin, 13 Maret 2023 23:12 WIB
Sebelumnya
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Yadi Mulyadi juga menegaskan perlunya komitmen dan peranan Pemerintah Daerah dalam mendukung upaya penguatan karakter, baik di lingkungan satuan pendidikan maupun masyarakat.
"Kami sudah melaksanakan penguatan kompetensi pengawas, kepala sekolah, dan tenaga pendidik, kemudian membenahi manajemen ekosistem sekolah. Kami juga mendorong sekolah untuk mengikuti program-program penguatan karakter dari Kemendikbusristek," ujar Yadi.
Baca juga : Sinergi Chandra Asri-Krakatau Steel Perkuat Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Sementara itu, Pembina Komunitas Tuli Lancang Kuning, Santi Setyaningrum, memandang penting implementasi penguatan karakter khususnya bagi penyandang disabilitas.
Seperti, penguatan karakter terkait pemahaman toleransi dan keberagaman yang faktanya mampu meningkatkan kepercayaan diri para penyandang disabilitas.
Baca juga : Dukung Produktivitas Petani, PKT Gelar Pelatihan Bikin Kompos Pakai Biodex
"Dengan adanya penguatan karakter terkait pemahaman toleransi dan keberagaman inilah yang membuat masyarakat non-tuli, disabilitas, dan teman tuli saling berbaur tanpa memandang keterbatasannya," ucap Santi.
Selain tentang toleransi, Komunitas Tuli Lancang Kuning Riau juga telah melakukan praktik baik penguatan karakter mengenai perilaku jujur, mandiri, kreatif, dan keberagaman atau inklusivitas.
Baca juga : BPIP Minta Kemendikbud Masukkan Mata Ajar Pancasila Ke Perguruan Tinggi
"Harapannya, masyarakat juga dapat memahami tentang keberagaman sehingga terbangun ekosistem yang ramah terhadap penyandang disabilitas," pungkas Santi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya