Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemendikbudristek Lempar Tanggung Jawab Ke Pemda
Carut Marut Banget, Evaluasi Total PPDB
Rabu, 12 Juli 2023 07:45 WIB
Sebelumnya
Evaluasi Total
Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim meminta Kemendikbudristek mengevaluasi total kebijakan sistem PPDB.
“Tujuan utama PPDB mulai melenceng dari relnya,” katanya.
Baca juga : Pimpin Langsung Pendaftaran Bacaleg, AHY Target Satu Kursi Satu Dapil
Satriawan mengungkap beragam masalah dalam seleksi PPDB. Misalnya, ada migrasi domisili melalui KK calon siswa ke wilayah sekitar sekolah yang dinilai favorit.
Menurut Satriwan, migrasi domisili umumnya terjadi di wilayah yang mempunyai sekolah unggulan, yakni dengan menitipkan nama calon siswa ke KK warga sekitar.
Hal itu menunjukkan bahwa kualitas sekolah di Indonesia belum merata, sehingga orang tua berlomba-lomba memasukkan anaknya ke sekolah yang dianggap lebih unggul.
Baca juga : Libur Lebaran, Ini Jadwal Layanan Operasional BCA
Permasalahan lain, yakni terdapat sekolah yang kelebihan calon peserta didik baru karena terbatasnya daya tampung, khususnya di wilayah perkotaan.
Satriawan mencontohkan, di DKI Jakarta jumlah Calon Peserta Didik Baru (CPDB) 2023 jenjang SMP/MTs adalah 149.530 siswa. Sedangkan total daya tampung hanya 71.489 atau sekitar 47,81 persen.
“Implikasinya, dipastikan tidak semua calon siswa dapat diterima di sekolah negeri, sehingga swasta menjadi pilihan terakhir,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya