Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Wagub Jabar Apresiasi Kinerja Program CSA Kementan

Rabu, 9 Agustus 2023 18:02 WIB
Panen padi di lokasi Scaling Up Climate Smart Agriculture CSA SIMURP di Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/8). (Foto: Istimewa)
Panen padi di lokasi Scaling Up Climate Smart Agriculture CSA SIMURP di Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/8). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan produksi dan produktivitas melalui program-program andalannya.

Hal ini dibuktikan dengan panen di lokasi program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang digagas oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memastikan kebutuhan beras dalam menghadapi cuaca buruk El Nino dalam kondisi aman.

Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan tantangan Pembangunan pertanian, climate change, degradasi lahan, saprodi terbatas, pupuk kimia mahal, produksi tidak efisien dan menurun.

Baca juga : Wali Kota Bogor Cari Pj Bebas Kepentingan

"Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama dan menentukan hidup matinya suatu bangsa. Oleh karena itu gencarkan olah tanah, olah tanam, dan manfaatkan lahan pekarangan, terutama pangan lokal. Semua harus mendukung Gerakan ketahanan pangan nasional," ujar Dedi dalam keterangannya, Rabu (9/8).

Kabadan menambahkan, Program SIMURP utamanya ditujukan untuk membangun resiliensi ketangguhan pertanian Indonesia terhadap climate change.

Oleh karena itu, di dalam SIMURP disajikan berbagai inovasi teknologi yang betul-betul adaptif dan mitigatif terhadap perubahan iklim yang terjadi. Juga mampu beradaptasi dari cekaman biotik yaitu tahan hama penyakit, maupun abiotik yaitu kekeringan dan banjir serta intrusi air laut.

Pada saat Farmer Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang Petani, sekaligus dilakukan panen padi di lokasi Scaling Up Climate Smart Agriculture (CSA) SIMURP di Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon, Selasa (8/8).

Baca juga : Muhammadiyah Aktualisasi GNRM Kemenko PMK dalam Program Terkini

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi nyang tinggi kepada Kementerian Pertanian atas dilaksanakannya program CSA di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Cirebon.

Pemprov Jabar, katanya, selalu mendukung apapun program Kementan dan, termasuk Program SIMURP ini.

"Hari ini kita dengar ada yang namanya SIMURP yang merupakan inovasi dari Kementan. Inovasi tentag irigasi, bibit, pupuk dll dengan tujuan untuk meningkatkan hasil pertanian sehiingga petani sejahtera. Kegiatan ini sangat luar biasa karena dihadiri oleh masyarakat yang sangat luar biasa banyaknya. Saya sering menghadiri panen, namun baru kali ini kegiatan panen sangat antusias dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Cirebon dan saya sangat terhormat dengan kegiatan SIMURP ini dan menunjukan bahwa kita dan masyarakat komunikasinya sangat hebat sehingga dihadiri oleh masyarakat yang sangat luar biasa juga," tambah Uu.

Lebih lanjut Wagub Uu mengatakan bahwa Jabar mampu meningkatkan produksi gabah kering yang sangat luar biasa. Sekalipun sawah di Jabar tidak dapat dipungkiri dan tidak bisa menutup mata semakin hari semakin mengecil. Karena memang masyarakat Jabar semakin banyak dan butuh pembangunan.

Baca juga : Rayakan HUT RI, Ford Dan RMA Indonesia Gelar Program Servis Merdeka 2023

Ucapan terima kasih disampaikan Wagub Uu kepada insan-insan pertanian yg merupakan pahlawan-pahlawan pangan Jabar. Pemprov Jabar sangat menginginkan agar petani-petani dapat meningkat kesejahteraannya dan didorong dengan program-program yang ada.

"Kunci agar petani sejahtera harus memiliki ilmu pertanian yang cukup, yang hebat jangan sampai bertani hanya biasa-biasa saja tidak ada inovasi-inovasi. Sekarang berfikir bertani untuk membeli mobil, membeli rumah, hidup sejahtera jangn bertani hanya cukup untuk makan saja, sehingga akan ada semangat utk mendapat hasil yang lebih banyak lagi," tegas Uu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.