Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Bakar Honai Kadistrik Kimak, TNI-Polri kejar KSB
Minggu, 29 September 2019 12:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Aparat keamanan TNI-Polri saat ini melakukan pengejaran terhadap kelompok sipil bersenjata (KSB), yang melakukan pembakaran terhadap honai (rumah khas di pegunungan tengah) milik Kepala Distrik Kimak, Kabupaten Puncak, Papua.
Seperti dilansir Antara, Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto membenarkan adanya pembakaran honai milik Kadistrik Kimak, Sabtu malam (28/9). Paginya, KSB menembaki sambil teriak menyatakan siap berperang dengan TNI-Polri, hingga menyebabkan warga sipil ketakutan.
Baca juga : Beras Hitam Indonesia Dilirik Amerika
Agar aksi KSB tidak meluas, aparat keamanan melakukan pengejaran dan berjaga-jaga di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi lintasan kelompok tersebut.
"Tidak benar ada honai dibakar aparat keamanan karena yang membakar adalah KSB," tegas Eko Daryanto.
Baca juga : Belum Lunasi Uang Ganti Rugi, KPK Terus Kejar Setnov
Ditanya soal kelompok yang menjadi pelaku pembakaran dan sejumlah aksi penembakan di Kabupaten Puncak, Eko mengatakan - dari laporan yang diterima - terungkap kelompok itu dipimpin Penni Murib dan Telaga Telenggen.
"Warga saat ini mengungsi ke Koramil Ilaga dan anggota masih terus bersiaga," kata Eko Daryanto.
Baca juga : Sampai Listrik Nyala Lagi, TransJakarta Gratis
Dalam seminggu terakhir, KSB menembak tiga warga sipil hingga meninggal yakni dua tukang ojek bernama Sattiar alias Midung dan La Ode Alwi pada Kamis (26/9),dan Syahrudin, Sabtu (28/9). [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya