Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Jokowi Minta Perang Israel-Palestina Dihentikan, Akar Konflik Dituntaskan

Selasa, 10 Oktober 2023 17:52 WIB
Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers soal konflik Israel-Palestina di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/10/2023). (Foto: YouTube Setpres)
Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers soal konflik Israel-Palestina di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/10/2023). (Foto: YouTube Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan sikap, terkait konflik Israel-Palestina yang terus memanas, pasca serangan Hamas ke kota-kota Israel pada Sabtu (7/10/2023).

Melansir CNN International, hingga hari keempat perang, jumlah korban meninggal dunia di Israel telah mencapai 900 orang. Sementara korban jiwa di Palestina, tembus 680 orang.

Baca juga : Kemenlu Kudu Siapkan Evakuasi Secepatnya

"Indonesia mendesak agar perang dan tindakan kekerasan segera dihentikan, untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia dan hancurnya harta benda," tegas Jokowi dalam pernyataannya, Selasa (10/10/2023).

Gercep Lindungi WNI

Mengingat eskalasi konflik dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang lebih besar, Jokowi meminta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan jajaran kementerian terkait, agar gercep alias bergerak cepat  melindungi WNI di wilayah konflik.

Akar Konflik

Baca juga : DPR Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Para Honorer

Jokowi juga menegaskan sikapnya mengenai tindakan Israel, yang selama ini menjadi akar konflik perang yang berkepanjangan.

"Akar konflik tersebut, yaitu pendudukan wilayah Palestina oleh Israel, harus segera diselesaikan sesuai dengan parameter yang sudah disepakati PBB," tandas Presiden ke-7 RI ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.