Dark/Light Mode

Kepala BNPT Ingatkan Generasi Muda Waspadai Paham Kebencian Di Dunia Maya

Sabtu, 18 November 2023 21:27 WIB
Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel (Foto: Humas BNPT)
Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel (Foto: Humas BNPT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Rycko Amelza Dahniel mengingatkan generasi muda untuk waspada terhadap penyebaran paham kebencian dan kekerasan di dunia maya, khususnya pada platform media sosial.

Apalagi, generasi muda adalah sasaran utama kelompok radikal agar terpapar paham radikalisme dan terorisme.

"Hati-hati di online. Kenapa? Sebab yang menjadi sasaran empuknya adalah anak-anak kaum remaja dan perempuan, mereka adalah generasi penerus bangsa," kata Rycko saat memberikan kepada santri di Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin dan para mahasiswa Universitas Siliwangi, di Tasikmalaya, Jawa Barat, seperti keterangan yang diterima RM.id, Sabtu (18/11/2023).

Jenderal polisi bintang tiga ini pun menjelaskan kewaspadaan terhadap narasi permusuhan dan perpecahan di dunia maya berkaitan erat dengan pentingnya generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi masa depan Indonesia yang aman dan damai.

Baca juga : Lestari: Generasi Muda Kudu Dipersiapkan Hadapi Tantangan Global

Rycko menjelaskan, Indonesia dibangun dari berbagai perbedaan suku, agama, ras, budaya dan juga bahasa.

Generasi muda harus sadar, menerima perbedaan menjadi hal penting dalam praktik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dirinya pun menilai, satu-satunya titik terlemah Indonesia adalah dengan membuat generasi muda terpecah belah.

Oleh karena itu, ia berpesan agar para generasi muda terus memelihara persatuan dan kesatuan.

Baca juga : Stafsus BPIP: Literasi Dan Kekritisan Dibutuhkan Anak Muda

"Jaga persatuan dan kesatuan, jaga negeri ini dengan menjaga diri kita masing masing. Jangan mau dipecah belah," pesannya.

Rycko memberikan contoh kuatnya persatuan dan kesatuan melalui salah satu bukti sejarah yang terjadi pada tahun 1928.

Saat itu, seluruh pemuda duduk bersama membangun persatuan dan kesatuan hingga tercetusnya Sumpah Pemuda yang memberikan dampak besar bagi perjuangan para pahlawan bangsa dalam melawan penjajah.

"Karena pada waktu kita sendiri sendiri, kita tidak bisa melawan pejajah. Para pemuda membangun Persatuan dan Kesatuan melalui Sumpah Pemuda, dengan berbagai perbedaan kita satukan, negara ini menjadi kuat, Indonesia ada karena ada Persatuan dan Kesatuan," ungkapnya.

Baca juga : Lestari: Generasi Muda Penting Terapkan Nilai Kebangsaan

Rycko turut mengingatkan generasi muda untuk waspada jika ada sekelompok oknum yang menggunakan ujaran kebencian dan mengarah kepada kekerasan dengan mengatasnamakan agama.

"Tidak satu pun di dunia ini yang mengajarkan tentang kekerasan. Semua agama mengajarkan tentang kebaikan, cinta kasih, rahmatan lil alamin, perdamaian dan kemanusiaan," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.