Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Di Arab Saudi, Menhub juga akan menjadi pembicara pada kegiatan ‘ICAO Air Services Negotiation Event (ICAN) 2023’ pada 3 Desember 2023.
Kegiatan itu membahas peran transportasi udara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memajukan pariwisata di negara kepulauan Indonesia.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Lollan Panjaitan mengatakan, menjadi anggota Dewan IMO akan memberi manfaat positif bagi Indonesia.
Salah satunya, Indonesia akan semakin mendapat pengakuan dunia sebagai negara maritim yang besar.
Baca juga : Muhammadiyah Yakin Ganjar-Mahfud Kembalikan Demokrasi
Tentu saja, hal ini akan berdampak pada aspek politik dan citra Indonesia di forum internasional.
“Keanggotan sebagai Dewan IMO akan memperkuat visi Pemerintah Indonesia sebagai poros maritim dunia atau global maritime fulcrum dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional di tingkat internasional,” kata Lollan.
Selain itu, Indonesia akan lebih mudah menyuarakan kepentingan nasional dibandingkan saat tidak menjadi anggota Dewan IMO.
Ia mencontohkan, Indonesia yang masuk sebagai negara kategori C, bisa memperjuangkan kepentingannya dalam hal percaturan pelayaran internasional.
Baca juga : Ketua dan Anggota KPU Semua di Luar Negeri
“Dalam posisi inilah bagaimana kita bisa memposisikan, bisa memperjuangkan kondisi negara, sehingga kesepakatan kolektif ini bisa menampung kepentingan dari negara kita,” ucapnya.
Pengamat Maritim Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan, menjadi anggota Dewan IMO merupakan suatu nilai positif bagi sektor kemaritiman Indonesia.
Hal ini juga merupakan upaya dan menjadi salah satu pencapaian Indonesia dalam mengembalikan kejayaan maritim, untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Dunia mengakui keberadaan Indonesia di sektor maritim Internasional. Indonesia sebagai poros maritim dunia yang tidak bisa diabaikan posisi strategisnya bagi dunia pelayaran,” ujar Marcellus.
Baca juga : Prihatin Anggota BPK Tersandung Korupsi, GMKI: Mencoreng Lembaga Negara
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 25/11/2023 dengan judul Mau Jadi Anggota IMO, Menhub Keliling 3 Negara
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya