Dark/Light Mode

Respons Imbauan BNPT Jaga Keamanan Nataru, PBNU Minta Ujaran Kebencian Disetop

Sabtu, 30 Desember 2023 06:38 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Hal itu disampaikan Ketua PBNU, Ahmad Fahrurrozi menyusul ajakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas perayaan Nataru.

"Itu kewajiban kita bersama untuk menjaga suasana akhir tahun ini dengan nyaman dan aman," kata ulama yang akrab disapa Gus Fahrur itu, Jumat (29/12/2023).

Baca juga : Pemda Mesti Monitor Pasar Dan Distributor

Menurutnya, seluruh pihak bertanggungjawab menghadirkan ketenangan dan keamanan dalam menyambut momen pergantian tahun.

"Ketenangan masyarakat adalah harapan dan tanggung jawab kita semua, bersama aparat keamanan kita jaga lingkungan sekitar," ujarnya.

Diingatkannya, kerukunan umat beragama harus dijaga, agar semuanya dapat menjalankan ibadah dengan baik sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Baca juga : Jelang Nataru, BNI Berikan Promo Spesial Pembelian Tiket Whoosh

Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai pihak-pihak yang ingin mengadu domba sesama anak bangsa.

"Ujaran kebencian dan hoax di medsos segera dihapus saja, dan tidak usah diteruskan kepada orang lain, agar dunia maya menjadi lebih santun dan ramah," tegas ulama asal Jawa Timur itu.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Rycko Amelza Dahniel mengajak semua pihak menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan lancar, tanpa kekerasan, dan serangan teror.

Baca juga : BNPT Ajak Semua Pihak Ciptakan Nataru Lancar Tanpa Kekerasan Dan Serangan Teror

Selain itu, lanjut Rycko, di penghujung 2023 dan memasuki tahun 2024 berlangsung tahapan Pemilu menuju tanggal pencoblosan pada 14 Februari 2024. Dia mengimbau semua pihak menjaga perdamaian.

"Pilpres pada Februari 2024 agar bisa berjalan aman dan damai," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.