Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Baterai Nikel Masih Dipakai
Pabrik Tesla Di Shanghai Disebut 100 Persen Pakai LFP, Luhut Bantah Tom Lembong
Kamis, 25 Januari 2024 11:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membantah pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 27 Juli 2016 - 23 Oktober 2019 yang saat ini menjadi Co Captain Timnas AMIN, Tom Lembong, soal pabrik Tesla di China yang 100 persen tak lagi menggunakan baterai nikel.
"Tidak benar, pabrik Tesla di Shanghai menggunakan 100 persen lithium ferro phosphate (LFP) untuk mobil listriknya. Mereka masih tetap menggunakan nickel-based battery," jelas Luhut via Instagram, Rabu (24/1/2024).
Baca juga : Luhut Sedih Dikatain ”Lord”
Luhut memaparkan, saat ini, suplai nickel-based battery banyak dilakukan oleh LG Korea Selatan, untuk mobil listrik yang diproduksi Tesla di Shanghai.
Memang ada yang mulai menggunakan LFP, karena penelitian mengenai jenis baterai tersebut makin berkembang.
Baca juga : Ini 3 Daerah Merah Di Papua Yang Disebut Moeldoko, TNI Dan Polri Ambil Langkah Tegas
"Ya memang tidak menutup kemungkinan, suatu saat nikel ini makin berkurang penggunaannya. Makanya, kita harus genjot juga. Tapi, dengan terukur," tutur Luhut.
"Publik perlu tahu, bahwa lithium battery berbasis nikel bisa didaur ulang. Sedangkan baterai LFP, sejauh ini belum bisa didaur ulang," imbuhnya.
Baca juga : Waspada, Ekonomi Dunia Belum Ramah
Luhut menuturkan, hilirisasi yang dilakukan Indonesia di katoda dan banyak lagi bagian dari baterai lithium sekarang ini, sudah sangat maju. Sehingga, ekspor kita tak hanya tergantung pada raw material atau bahan mentah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya