Dark/Light Mode

Djumala: ASEAN-Australia Ampuh Cegah Terorisme Di Indonesia

Sabtu, 8 Juni 2024 21:01 WIB
Djumala: ASEAN-Australia Ampuh Cegah Terorisme Di Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelompok Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menilai kerja sama ASEAN dan Australia dalam program deradikalisasi dan reintegrasi ampuh menekan terorisme di Indonesia secara keseluruhan.

"Program itu mampu merangkul kembali saudara sebangsa kita yang pernah tersesat, untuk kembali ke tengah masyarakat dan membangun kembali kehidupannya di jalan yang benar," ungkap Anggota Kelompok Ahli BNPT Bidang Kerja sama Internasional Darmansjah Djumala kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (8/6).

Adanya tren keterlibatan wanita dan anak-anak dalam tindakan kekerasan dan terorisme, dia berharap pemberdayaan remaja dalam program deradikaliasi. Berbentuk peningkatan keahlian teknis bidang tertentu, bakal menjauhkan mereka dari jebakan terorisme.

Baca juga : Ancaman H5N2 Yang Mematikan Dan Langkah Antisipasi Indonesia

BNPT RI menyelenggarakan Konferensi Ke-20 ASEAN Senior Officials Meeting (SOM) on Counter Terrorism dan Pertemuan Ke-3 ASEAN-Australia on Counter-Terrorism Dialogue, di Jakarta pada 5-6 Juni 2024.

Menurut Djumala, konferensi itu berhasil menyetujui dua program peningkatan kapasitas, yaitu Workshop on Good Practice Approaches for the Rehabilitation and Reintegration of Foreign Terrorist Fighters and their Families serta Workshop on Good Practice Approaches to Empower Youth and Enhance their Capacity to Prevent the Rise of Radicalisation and Violent Extremism.

Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu menjelaskan, berkat sponsor pemerintah Australia, kedua program berfokus pada upaya saling tukar informasi dan praktik terbaik dalam program reintegrasi, rehabilitasi, deradikalisasi, dan repatriasi bagi narapidana tindak pidana terorisme (napiter). Serta membantu Anggota ASEAN dalam memberdayakan remaja agar tidak menjadi korban radikalisasi dan tindakan kekerasan. 

Baca juga : Jojo Siap Tempur Di Indonesia Open 2024

"Saya mengapresiasi inisiatif Australia untuk membuat program deradikalisasi dan reintegrasi napiter ke masyarakat," tandas Djumala. 

Secara keseluruhan, lanjut dia, kedua pertemuan itu membahas kemajuan implementasi kerja sama di bidang penanggulangan terorisme, baik internal antaranggota ASEAN maupun antara ASEAN dan Australia.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Austria itu merinci konferensi yang dihadiri oleh delegasi dari negara anggota ASEAN dan Timor Leste itu membahas kebijakan nasional masing-masing anggota ASEAN dalam bidang penanggulangan terorisme, terutama dalam implementasi ASEAN Plan of Action dalam mengatasi radikalisasi dan tindakan kekerasan sesuai dengan Bali Work Plan 2019-2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.