Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kebut Kebijakan Satu Peta, Pemerintah Target Investasi Rp 1.900 Triliun Di 2025
Kamis, 18 Juli 2024 20:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kebijakan Satu Peta atau One Map Policy (OMP) terus dikebut pemerintah untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), agar target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 tercapai. Kebijakan ini memanfaatkan data spasial yang akurat untuk perencanaan pembangunan, termasuk PSN dan KEK.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, yang mewakili Presiden Jokowi dalam Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 dan White Paper OMP Beyond 2024, menekankan pentingnya efisiensi dalam pemanfaatan ruang.
"One Map Policy ini diharapkan akan menciptakan suatu efisiensi dan tidak terjadinya tumpang tindih pemanfaatan ruang sehingga proses pembangunan bisa cepat," kata Prabowo di Jakarta, Kamis (18/07).
Menurutnya, kecepatan adalah suatu elemen dari pemerintahan yang efektif saat ini. Karena dalam keadaan geopolitik dan geoekonomi yang tidak menentu saat ini, persaingan antar negara-negara sangat keras.
"Sehingga negara dan bangsa yang dapat memberi suatu kepastian dan iklim usaha yang paling efisien dan paling baik, itulah yang akan meraih investasi," tambahnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap resilien di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhannya mencapai 5,11 persen (yoy) pada triwulan 1 tahun 2024. Atau masuk dalam 3 besar negara G20. Lembaga asing menilai inflasi rendah membuat Indonesia masih dipercaya investor.
Baca juga : Ekonom Minta Pemerintah Waspada Kemunduran Sektor Industri Di ASEAN
Ketum Partai Golkar ini juga menekankan target RPJPN 2025-2045, yakni pertumbuhan ekonomi 6-7 persen dengan investasi Rp 1.900 triliun pada 2025.
Target tersebut menjadi bagian dari capaian pendapatan per kapita yang di tahun 2045 diharapkan sebesar 30.000 dollar AS.
"Untuk mencapai target tersebut, Kebijakan Satu Peta ini menjadi penting," kata Menko Airlangga.
Karena, lanjut Airlangga, Kebijakan Satu Peta menjadi bagian dari perizinan dalam Online Single Submission (OSS) atau terkait dengan tata ruang.
"Ini juga strategis untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus,” lanjutnya.
Sejauh ini, Kebijakan Satu Peta telah mengumpulkan 151 Peta Tematik dari 23 Kementerian/Lembaga di 38 provinsi. Kebijakan ini telah mengurangi ketidaksesuaian pemanfaatan ruang sebesar 19,97 juta hektar.
Baca juga : BSI Masuk Jajaran 5 Besar Perusahaan Kapitalisasi Pasar Terbesar Senilai Rp 116 Triliun
Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 ini, membuka akses informasi untuk masyarakat. Pihaknya juga melengkapi rekomendasi keberlanjutan dalam White Paper "Shaping a Unified Future Beyond 2024".
Dalam White Paper tersebut, terdapat rekomendasi penguatan dasar hukum, peningkatan sumber daya manusia geopasial, penyediaan peta dasar skala besar dan penambahan peta tematik baru, dan akselerasi penyelesaian ketidaksesuaian tumpang tindih pemanfaatan ruang.
Sejauh ini, sudah ditetapkan 233 PSN, dengan rincian sebanyak 218 berupa proyek dan 15 berupa program.
Hingga semester I tahun 2024, realisasi investasi KEK mencapai Rp 205,2 triliun dengan tenaga kerja 132.227 orang. Salah satu milestone penting adalah penyelesaian proyek Freeport Indonesia di Gresik dengan investasi Rp 58 triliun.
"Itu adalah the single largest investment di satu lokasi dan alhamdulillah diselesaikan secara on time," ungkap Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Data Center di KEK Nongsa Digital Park juga mulai dibangun, termasuk Data Center khusus untuk Artificial Intelligence. KEK Singhasari juga mendapat kontribusi dari King’s College London untuk peningkatan kualitas SDM.
Baca juga : Kinerja Kinclong, Bank Pembangunan Daerah Ini Jadi Bank Terbaik Di 2024
“Dengan percepatan Kebijakan Satu Peta dan penyempurnaan PSN serta pengembangan KEK, diharapkan pembangunan Indonesia akan lebih tinggi 1 persen-2 persen,” pungkas Menko Airlangga.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melaporkan capaian signifikan PSN dan KEK hingga Juli 2024. Nilai investasi dari 233 PSN diperkirakan mencapai Rp 6.246,7 triliun dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja.
Airlangga juga menyerahkan Penghargaan KEK Terbaik dan apresiasi PSN kepada perwakilan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan BUMN.
Acara ini dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto.
Tampak juga Sekretaris Kemenko Perekonomian selaku Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Kepala Badan Informasi Geospasial Muh. Aris Marfai, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, para Gubernur dan Bupati dari seluruh Indonesia, serta sejumlah perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya