Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Budi Arie Tak Mau, Dinamika Pilkada Munculkan Disinformasi, Fitnah, Kekerasan
Kamis, 22 Agustus 2024 18:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Budi Arie Setiadi menegaskan, pemerintah memahami dan menghormati dinamika masyarakat terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang Pilkada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Untuk itu, Menkominfo meminta semua pihak untuk bersama-sama menjaga ruang publik. Agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan baik.
“Jangan sampai, dinamika seputar pilkada ini memunculkan disinformasi, fitnah, atau kekerasan yang merugikan kepentingan umum. Kita semua akan rugi kalau itu terjadi," ujar Menkominfo Budi Arie di Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Menurutnya, kedewasaan dan kebesaran bangsa Indonesia dapat diukur dari bagaimana warga bangsa ini menyikapi perbedaan pendapat.
Baca juga : Kenali Hoaks Di Pilkada, Diskominfo Jatim Gelar Literasi Demokrasi Digital
Sikap demokratis serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan telah terlihat di masyarakat di tengah dinamika belakangan ini.
“Kita jaga persatuan dan kesatuan. Saya yakin, hasilnya akan baik untuk semua pihak," tutur Budi Arie.
Dia bilang, sikap pemerintah sudah jelas dan tidak berubah. Yakni melaksanakan segala aturan yang berlaku untuk Pilkada 2024.
Hari ini, Kamis (22/8/2024), DPR tegas menyatakan tidak ada pengesahan RUU Pilkada. Artinya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai aturan pilkada akan berlaku, jika RUU Pilkada tidak disahkan oleh DPR hingga 27 Agustus mendatang.
Baca juga : Distribusi Diperketat Dong…
"Pemerintah hanya akan taat dan patuh kepada aturan yang berlaku," tandas Budi Arie.
Dia menambahkan, dinamika yang terjadi setelah putusan MK dan pembahasan RUU Pilkada di DPR mesti disikapi dengan bijak.
Saat ini, fungsi yudikatif dan legislatif sedang berjalan, diikuti fungsi aspirasi dari publik dan media.
Pemerintah berharap, dinamika di tengah masyarakat ini berujung pada pelaksanaan Pilkada 2024 yang demokratis, damai, dan aman.
Baca juga : Kalau PKS-PDIP Bisa Bersama, Luar Biasa…
Pilkada serentak akan dihelat pada Rabu 27 November 2024, di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya