Dark/Light Mode

Menkominfo Budi Arie Serukan Pilkada 2024 Damai Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian

Kamis, 30 Mei 2024 13:28 WIB
Menkominfo Budi Arie Serukan Pilkada 2024 Damai Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi dengan tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal ruang digital dalam mendukung Pilkada serentak 2024.

Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Budi Arie menyampaikan narasi Pilkada Damai 2024 yang menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam menegakkan demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Keterlibatan generasi muda tidak hanya sebatas sebagai pemilih, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membangun kesadaran akan isu-isu strategis yang berkaitan dengan masa depan negara.

Langkah-langkah komunikasi publik yang dijalankan oleh Kementerian Kominfo mencakup amplifikasi narasi Pilkada Damai 2024 melalui media sosial, sinergi dengan mitra untuk sosialisasi, serta kolaborasi dengan media massa dalam menyajikan informasi positif seputar Pilkada.

Baca juga : Jorji Melangkah Mulus, Leo Dan Daniel Tersingkir

Upaya ini dilakukan untuk menanggulangi isu-isu seperti polarisasi politik dan penyebaran informasi palsu (hoaks) yang rentan terjadi di dunia digital.

Tidak hanya itu, Kementerian Kominfo juga gencar mengantisipasi penyebaran hoaks terkait Pilkada.

Sejumlah langkah konkret telah dilakukan, seperti identifikasi dan klarifikasi terhadap ratusan isu hoaks terkait Pemilu, serta pengambilan tindakan untuk menangani konten-konten hoaks.

Hal ini penting mengingat potensi penyebaran hoaks dapat meningkat secara eksponensial menjelang dan saat Pilkada serentak 2024.

Baca juga : Menteri Budi Arie Ajak Sekjen DCO Majukan Ekonomi Digital Di Negara Berkembang

Budi Arie juga menyebutkan kerja sama yang erat dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melakukan monitoring ruang digital, termasuk penanganan isu hoaks, analisis percakapan online, dan verifikasi akun media sosial.

Sinergi ini penting untuk menjaga integritas dan kualitas proses demokrasi dalam Pilkada 2024.

Di samping itu, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) juga berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024 dengan menyediakan infrastruktur seperti Palapa Ring, BTS 4G, dan satelit.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas akses internet yang memadai di seluruh wilayah, termasuk di tempat-tempat pemungutan suara.

Baca juga : Kinerja Manufaktur Kudu Lari Kencang

Selain upaya dari pihak Kementerian Kominfo, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah seperti Kabupaten Sumbawa juga mengambil langkah strategis dalam memastikan Pilkada berjalan damai tanpa hoaks.

Mereka menjalin kerja sama dengan pegiat media sosial, aktivis organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta wartawan dalam mensosialisasikan nilai-nilai pengawasan dan menjaga kondusivitas selama proses Pilkada.

Upaya preventif yang dilakukan oleh Bawaslu ini sangat penting mengingat potensi penyebaran informasi hoaks yang dapat mengganggu integritas dan keamanan proses Pilkada.

Bawaslu juga menekankan pentingnya menjauhkan isu-isu SARA dalam kompetisi politik, sehingga Pilkada dapat berlangsung dengan fokus pada program dan gagasan pembangunan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.