Dark/Light Mode

Ini Janji Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat

Semester Pertama 2025 Harga Tiket Sudah Turun

Sabtu, 21 September 2024 07:25 WIB
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Wisnu Sindhutrisno. (Foto: Istimewa)
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Wisnu Sindhutrisno. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sementara, anggota Komisi V DPR Sigit Sosiantomo menegas­kan, penetapan harga tiket pe­sawat harus memperhatikan da­ya beli masyarakat. Karenanya, dia mendorong Pemerintah segera menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat atas mahalnya biaya penerbangan di dalam negeri.

“Pasal 126 ayat (3) Undang-Undang (UU) Penerbangan menegaskan, penetapan tarif pesawat harus memperhatikan kemampuan daya beli masyarakat. Kalau satgas bekerja serius, saya kira ini nggak butuh waktu panjang,” cetusnya.

Diketahui, Pemerintah membentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, bulan Juli lalu. Satgas itu terdiri dari Kemenparekraf, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kemenhub, serta Kementerian/Lembaga (K/L) terkait lainnya.

Baca juga : KPU Jateng Akan Gelar Tiga Kali Debat Terbuka

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, harga tiket pesawat di Indonesia saat ini, termahal kedua di dunia.

Di tingkat internasional, tingginya harga tiket maskapai udara di Indonesia hanya kalah dari Brazil. Sementara di ASEAN, harga tiket pesawat di Indonesia berada di posisi teratas.

“Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN dan negara berpenduduk tinggi, harga tiket penerbangan Indonesia jadi yang termahal kedua setelah Brasil,” kata Luhut dikutip dari akun Instagramnya @luhut.pandjai­tan, Senin (15/7/2024).

Baca juga : DKI Ngarep Bisa Tekan Amukan Si Jago Merah

Mahalnya harga tiket pesawat diIndonesia, lanjut Luhut, dise­babkan melonjaknya aktivitas penerbangan pasca pandemi Covid-19. Mahalnya harga tiket juga kerap menjadi sorotan di masa liburan, hari raya keagamaan atau pulang kampung.

Di media sosial X, netizen sudah tidak sabar melihat hasil kerja Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat. Pasalnya, setelah beberapa bulan bekerja, belum ada penurunan harga tiket.

“Jangan rapat-rapat terus, tapi hasilnya ora (tidak ada). Tiga bulan lagi tahun baru nih. Jangan sampai harga tiket pesawat masih mahal ya,” ujar akun @celenamuuraah.

Baca juga : Crystal Palace Vs Manchester United, Amunisi ‘Setan Merah’ Nyala Lagi

Akun @lawsin333 meminta penurunan harga tiket tidak dii­kuti dengan penurunan kualitas pelayanan terhadap konsumen. “Harga tiket pesawat boleh turun, tapi pelayanan dan kes­elamatan penumpang harus tetap jadi prioritas ya. Jangan ikut diturunkan,” harapnya.

Akun @zzigg477 berharap, bila berhasil menurunkan harga tiket dan bersaing secara kompetitif dengan negara-negara lain, Satgas tidak dibubarkan. Sebab, masih banyak moda transportasi lain yang masih mahal, serta kalah ber­saing dalam kualitas dan pelayanan dengan negara lain.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 21 September 2024 dengan judul Ini Janji Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, Semester Pertama 2025 Harga Tiket Sudah Turun

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.