Dark/Light Mode

4 Tahun Mengabdi, PUPR Bangun 22 Tower Rusun Mahasiswa Muhammadiyah

Selasa, 1 Oktober 2024 06:43 WIB
Rusun Universitas Muhammadiyah Sorong  di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya selesaikan dibangun
Rusun Universitas Muhammadiyah Sorong di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya selesaikan dibangun

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Secara keseluruhan pada tahun 2020 – 2024, PUPR telah membangun Rusun Muhammadiyah sebanyak 22 tower di seluruh Indonesia, khusus di Papua Barat sebanyak 6 tower.

Peresmian rusun dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal, Senin (30/9/2024). 

Baca juga : Peduli Pendidikan, PUPR Getol Bangun Rusun Mahasiswa di Wilayah Indonesia

Sekjen Zainal mengatakan, PUPR secara konsisten telah membangun rumah susun yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pekerja, ASN, Anggota TNI/POLRI, peserta didik Perguruan Tinggi (mahasiswa), serta peserta didik Lembaga Pendidikan Keagamaan Berasrama. 

“Rusun Universitas Muhammadiyah Sorong dibangun untuk para peserta didik perguruan tinggi, yang tidak lain merupakan masa depan Indonesia dengan kualitas SDM yang unggul yang dapat bersaing secara global,” kata Zainal. 

Rusun Unamin dibangun sejak November 2022 dan telah selesai pada Oktober 2023. Bangunan rusun terdiri dari satu tower setinggi tiga lantai dan memiliki 43 unit, termasuk 2 unit untuk difabel tipe 24. Saat ini rusun telah dihuni oleh para mahasiswa karena telah dilengkapi dengan fasilitas meubelair di setiap unitnya, yakni 168 meja belajar beserta kursi, 82 lemari pakaian dan 4 unit lemari 1 pintu, 82 unit tempat tidur susun dan 4 unit tempat tidur tunggal. 

Baca juga : Menko PMK Resmikan Rumah Susun Universitas Muhammadiyah Jakarta

Rusunawa Unamin dibangun dengan luas bangunan 2147 m2 untuk 168 orang. Anggaran pembangunan bersumber dari APBN senilai Rp 14,3 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Pubagot Jaya Abadi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Muhammad Ali menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan PUPR dalam pembangunan Rusunawa. 

"Kami berterimakasih kepada PUPR atas pembangunan Rusunawa ini. Sejak mulai digunakan pada 6 Februari 2024, fasilitas ini telah menjadi pusat berbagai kegiatan kemahasiswaan, baik tempat tinggal yang nyaman maupun tempat belajar dan pengembangan diri. Ini sangat mendukung semangat mahasiswa dalam belajar dan berprestasi,” kata Ali. 

Baca juga : Gandeng Arab Saudi, PLN Indonesia Power Bangun PLTS Terapung Saguling

Secara keseluruhan pada tahun 2020 – 2024, PUPR telah membangun Rusun Muhammadiyah sebanyak 22 tower di seluruh Indonesia, khusus di Papua Barat sebanyak 6 tower.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.