Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ancaman Terorisme Makin Canggih
Menko Polkam: Teroris Bisa Kecoh Aparat Pakai AI
Rabu, 4 Desember 2024 08:56 WIB
Sebelumnya
Dalam pidatonya, Menko Polkam mengaku teringat dengan beberapa kasus terorisme di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah bom Sarinah pada 2016, teror di Terminal Kampung Melayu pada 2017, dan teror bom gereja di Surabaya pada 2018. “Waktu itu saya melihat langsung aksi teror tersebut dan dampak yang diakibatkan dari serangan yang sungguh luar biasa tersebut. Banyak korban jiwa yang bergelimpangan, kemudian kerugian materil. Tentunya juga menimbulkan dan menebar ketakutan di seluruh penjuru Tanah Air kita,” katanya.
Menko Polkam Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dan Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono dalam peluncuran Indonesia Knowledge Hub on Counter Terrorism and Violent Extremism (I-KHUB CT/VE) dan Peta Jalan Komunikasi Strategis Penanggulangan Ekstremisme yang diinisiasi oleh BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) di Auditorium Perpusnas, Jakarta, Selasa (3/12/2024). (Foto: Kemenko Polkam)
Baca juga : Diakui Zulhas, Menuju Swasembada Pangan Itu Ruwet
Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono menyampaikan, salah satu highlight dari hasil riset pihaknya adalah, aksi-aksi jaringan terorisme yang masif di ruang siber, faktanya tidak terjadi aksi terorisme secara nyata. “Bahwa memang, hingga saat ini tidak terjadi serangan di atas permukaan. Namun lima tahun terakhir di ruang siber digital menjadi wadah bagi jaringan teror melakukan rekruitmen, propaganda hingga pendanaan terorisme. Ini adalah keyword bagi kita, agar konsisten melakukan pencegahan bersama Kementerian/ Lembaga dan seluruh stakeholder,” katanya.
Baca juga : KPK 1 M, Kejagung 288 M
Melalui publika Outlook I-KHub yang dilakukan setiap tahun, BNPT berkomitmen memproduksi analisis strategis dan mengembangkan kajian terorisme berbasis riset guna menunjang kebijakan dan program penanggulangan terorisme yang tepat sasaran, berdampak dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya