Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Raker dengan Komisi VIII DPR, Dahnil Anzar Paparkan Urgensi Petugas Haji Perempuan
Selasa, 29 April 2025 21:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan konsep "Haji Ramah Perempuan" yang menekankan pentingnya kehadiran petugas haji perempuan dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4/2025). Hal ini disampaikan Dahnil sebagai respons terhadap tingginya jumlah jemaah perempuan pada musim haji 1445 H/2024 M, yang mencapai sekitar 120 ribu orang.
"Yang juga menjadi concern Badan Penyelenggara Haji itu terkait petugas perempuan. Jumlah jemaah haji kita lebih besar jumlah perempuan. Terus terang, selama ini kita tidak punya konsep yang matang terkait dengan haji afirmasi terhadap perempuan," ungkap Dahnil.
Baca juga : Hadiri Bimbingan Manasik di Gowa, Gus Irfan Paparkan 3 Pilar Sukses Haji
Ia mengungkap, jumlah pembimbing ibadah perempuan masih sangat terbatas dibandingkan pembimbing laki-laki. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kenyamanan dan pelaksanaan ibadah jemaah perempuan.
Menurutnya. perlu mulai dipikirkan pada periode-periode penyelenggaraan haji berikutnya adalah petugas, khususnya pembimbing ibadah perempuan. Supaya mereka mendapat asistensi yang lebih, tidak dibimbing pembimbing laki-laki. “Mereka akan lebih nyaman apabila pembimbingnya itu perempuan," lanjutnya.
Baca juga : Kemenag Kembali Umumkan Hasil Seleksi Petugas Haji, Berangkat ke Saudi 7 Mei
Dahnil juga menyampaikan, BP Haji akan mendorong konsep "Haji Ramah Perempuan dan Lansia" sebagai arah kebijakan strategis ke depan. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan haji di masa mendatang, khususnya tahun 2026, harus lebih mengafirmasi hak-hak ibadah perempuan.
"Ini menjadi concern kami di Badan Penyelenggara Haji agar pelaksanaan haji di 2026 menjadi haji yang ramah perempuan. Bukan cuma ramah lansia seperti nomenklatur yang selama ini," ujarnya.
Baca juga : DPRD Luwu Dukung Percepatan Produksi PT Masmindo Dwi Area
Selain itu, Dahnil juga memaparkan sejumlah dukungan yang telah dilakukan BP Haji untuk persiapan penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M. Koordinasi telah dilakukan secara intensif bersama Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), khususnya terkait dukungan teknis dan personel.
BP Haji juga telah menugaskan sejumlah pejabat untuk menempati posisi strategis di Daerah Kerja Makkah, Madinah, dan Bandara, sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan sebelum pelimpahan penuh tanggung jawab penyelenggaraan haji pada 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya