Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diungkap Wapres
Kuasai AI Sejak Dini, Karier Terbuka Lebar
Sabtu, 3 Mei 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sejak dini. Penguasaan AI penting untuk menjawab tantangan zaman, sekaligus membuka peluang karier di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Gibran saat menghadiri Studium Generale bertajuk Creative Job Opportunity with AI di Auditorium Kampus Anggrek, Binus University, Jakarta, Jumat (2/5/2025).
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Binus University dan Komunitas AI AICO, yang menghadirkan sejumlah pakar dan pelaku industri teknologi.
Baca juga : AMPI Jadi Tumpuan Beringin
Dalam sambutannya, Gibran mengapresiasi langkah Binus sebagai pelopor pengembangan program AI di jalur pendidikan tinggi di Indonesia.
“Saya senang sekali karena Binus menangkap peluang AI ini. Selain bisa menjawab tantangan zaman, anak-anak nanti ketika lulus sudah siap kerja,” ujar Gibran.
Mantan Wali Kota Solo itu mengungkapkan, Pemerintah melalui Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, telah memutuskan memasukkan pelajaran AI ke dalam kurikulum pendidikan nasional mulai tahun ajaran baru, dari tingkat SD hingga SMK.
Baca juga : Pengawasan Dan Tata Kelola BUMD Sebaiknya Diperbaiki
Pentingnya pembelajaran AI sejak dini tak lepas dari peran strategis teknologi ini dalam berbagai sektor kehidupan.
Dia mencontohkan pemanfaatan AI oleh PT Jasa Marga untuk memantau lalu lintas selama libur Lebaran, serta teknologi face recognition yang digunakan PT KAI untuk meningkatkan keamanan.
“Jasa Marga sudah pakai AI. Stafnya anak-anak muda semua. Mereka bisa melihat trafik di sepanjang ruas-ruas tol. Jadi, bisa tahu kapan harus dibikin one way atau contraflow. Di KAI ada kamera canggih pakai AI face recognition. Jadi, kalau ada pencuri, ketahuan,” jelasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya