Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
AS Serang Iran, Indonesia Dorong Penyelesaian di Meja Perundingan
Senin, 23 Juni 2025 11:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia menyerukan semua pihak yang terlibat dalam ketegangan di Timur Tengah untuk segera kembali ke meja perundingan
Seruan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan menanggapi serangan militer Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran.
“Pemerintah mendorong semua pihak untuk menahan diri dan kembali ke jalur perundingan,” ujar Budi Gunawan dalam pernyataan resmi, Senin (23/6/2025).
Baca juga : HUT ke-9, CEO Indonesia Gelar Golf Tournament dan Penghargaan 9 CEO Legendaris
Selain itu, ditambahkan Budi Gunawan, di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden Prabowo Subianto juga menaruh perhatian serius terhadap keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah telah menyusun rencana kontijensi dan mengevakuasi gelombang pertama WNI dari Iran.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini mengungkapkan, sebanyak 29 WNI telah dievakuasi melalui tiga penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan, pada hari ini, Senin, dan akan tiba di Jakarta besok, Selasa (24/6/2025) sore.
Baca juga : Bangun Ekonomi Desa, Kemenkop Dorong Kopontren Jadi Mitra Kopdes Merah Putih
“Langkah-langkah evakuasi lanjutan akan terus dilakukan sesuai dengan perkembangan situasi keamanan di lapangan,” tutupnya.
Konflik yang terjadi antara Iran dengan Israel kini semakin panas, setelah Amerika Serikat (AS) turut menyerang tiga fasilitas nuklir milik Iran, yakni Isfahan, Natanz, dan Fordow, pada Minggu (22/6/2025).
Kementerian Luar Negeri Iran menganggap AS resmi memulai perang melawan Teheran dan mengultimatum Washington akan menerima konsekuensi berat atas kesewenang-wenangan ikut menyerang negaranya.
Baca juga : Perang Iran Vs Israel Dan Subsidi BBM
Teheran juga langsung mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) segera menggelar rapat darurat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya