Dark/Light Mode

Kopdes Gagasan Prabowo Bangun Ekonomi Kerakyatan

Zulkifli Hasan: Bukan Untuk Bagi-bagi Uang, Tapi Berdayakan Rakyat

Senin, 21 Juli 2025 07:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: KHAIRIZAL ANWAR / RM).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: KHAIRIZAL ANWAR / RM).

 Sebelumnya 
Apa ada jaminan khusus dari Pemerintah?

Dana desa itu bisa dianggap sebagai jaminan atau kolateral. Tapi hanya jika diperlukan. Artinya, koperasi ini bisa jalan dulu tanpa harus tarik iuran

Bagaimana Bapak melihat tantangan dalam membangun koperasi yang benar-benar berbasis anggota? Siapa nanti yang jadi anggota Kopdes?

Baca juga : Budi Arie Setiadi: Pembangunan Lebih Merata, Desa Makin Kreatif Dan Mandiri

Saya baru ngobrol dengan teman-teman dari APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia). Mereka bilang, koperasi yang benar-benar berasal dari anggota itu hampir enggak ada. Sulit. Sekarang saja, narik iuran dari anggota sudah susah. Makanya, kita pilih yang visibel, realistis. Koperasi yang bisa jalan dengan pendekatan baru. Anggotanya siapa saja? Ya seluruh warga desa bisa jadi anggota.

Sekarang bank pun bersaing ketat. Mereka cari nasabah sebanyak-banyaknya. Caranya pun kreatif. Ada bank yang minta orang nabung Rp 50 ribu, tapi dikasih nilai Rp 75 ribu. Dari 1.000 nasabah, mereka keluar Rp 25 juta. Murah itu untuk dapat basis massa. Teknik marketing juga mereka pakai. Nah, kita bisa ambil pelajaran dari sana.

Koperasi juga bisa pakai pendekatan yang mirip. Orang nabung Rp 50 ribu, lalu dapat insentif. Jadi anggota koperasi pun bertambah cepat.

Baca juga : Kejari Jakpus 2 Kali Periksa Eks Menkominfo Johnny Plate

Bagaimana skema pembagian keuntungan di Kopdes ini?

Kita atur biar adil. Kalau dulu koperasi bagi hasil tiap tahun ke anggotanya langsung. Sekarang boleh juga begitu, tapi maksimal 30 persen saja yang dibagi, dan itu untuk kepentingan desa. Bangun sarana, fasilitas, dan sebagainya. Sisanya, 70 persen dari keuntungan dipakai buat tambahan modal. Dana itu bisa dipakai untuk usaha desa, misalnya buat kebun, peternakan, atau apa pun yang cocok di wilayahnya.

Apa harapan dari Pak Menko terkait program Kopdes/Kel Merah Putih ini?

Baca juga : Pimpinan LPS Diharap Bisa Jaga Integritas

Kalau koperasi gagal kali ini, saya rasa tamatlah koperasi di Indonesia. Tapi saya tidak pernah gagal dalam tugas dan saya tidak ingin gagal. Jadi mari kita jalankan program ini dengan benar, sistematis, dan berpihak kepada rakyat.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 21 Juli 2025 dengan judul "Kopdes Gagasan Prabowo Bangun Ekonomi Kerakyatan, Zulkifli Hasan: Bukan Untuk Bagi-bagi Uang, Tapi Berdayakan Rakyat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.